Pemakaman untuk jenazah memang seharusnya dibuat sebaik mungkin untuk menghormati mendiang. Bahkan ada yang sampai pemakamannya dibuat sangat megah, misalnya untuk pemimpin negara atau raja. Hal itu supaya saat banyak orang yang berziarah, orang-orang tidak bingung dengan makamnya serta penghormatan terakhir bagi jenazah.
Di Guatemala beda lagi ceritanya, banyak jenazah yang ternyata dikeluarkan dari makamnya karena tidak membayar denda. Keadaan mereka pun banyak yang buruk dan makamnya juga berantakan. Lalu benarkah hal itu terjadi di sana? Biar gak penasaran, simak ulasan berikut.
Sewa ‘kamar’ jenazah yang unik di Guatemala
Umumnya memang jenazah seseorang akan di kubur di TPU atau dilakukan kremasi. Namun di Guatemala rupanya ada sebuah jasa penyedia kamar bagi para mayat. Ya, nantinya para mayat itu akan mendiami kamar tersebut hingga waktunya siap dipindahkan ke pemakaman umum.
Kalau jatuh tempo, siap-siap untuk diusir
Benar-benar mirip kos-kosan, akan ada denda atau hukuman bagi mereka yang sudah jatuh tempo. Bagi keluarga yang tidak bisa membayar atau sudah lupa dengan jenazah kerabatnya itu, maka harus “diusir”. Ya, mayat yang menempati tempat tersebut akan diusir dengan membawanya ke luar ruangan, kadang sampai terjemur di bawah matahari.
Baca juga: Kode Transfer Antar Bank
Para pekerja pengangkut bekerja penuh resiko
Sejatinya, tidak mudah bagi para pekerja pengakut ini memindahkan jenazah di sana. Seperti yang diketahui keadaannya bermacam-macam, kadang harus berputar otak. Meskipun sebagian besar jenazah sudah kering karena mengalami proses pembusukkan alami, namun kadang ada bagian yang terlepas.
Di Indonesia sejatinya juga ada sewa makam
Tidak hanya di Guatemala, sejantinya di Indonesia juga ada sewa makam. Tepatnya di kota-kota besar yang lahannya kecil, biasanya hal seperti ini sering diterapkan. Misalnya saja di Jakarta, sewa makam juga sering ada di beberapa daerah. Tarifnya beragam, namun kebanyakkan sebatas Rp100 ribu.
BACA JUGA: Menengok 4 Makam Angker di Indonesia yang Kengeriannya Bisa Buat Orang ‘Mati Ketakutan’
Kejadian di Guatemala ini sejatinya sudah dianggap normal oleh orang-orang di sana. Mungkin karena lahan yang sempit atau memang tradisi bagi orang sana. Yang jelas kita tidak boleh langsung menilai secara sepihak dengan apa yang kita lihat tanpa tahu alasan yang jelas.