in

Cerita Ngilu Meledaknya Pabrik Petasan di Tangerang Bikin Berurai Air Mata

Petasan meledak memang sudah biasa. Tapi jika pabrik petasan yang meledak, barangkali itu kasih yang tidak biasa. Baru-baru ini, Indonesia digegerkan dengan pabrik petasan di Tangerang yang meledak. Bukan hanya kerugian materi, insiden tersebut juga banyak memakan korban luka hingga jiwa. Pabrik tersebut diketahui memang sudah memiliki izin resmi. Informasi beroperasinya pabrik juga sudah sampai ke tingkat kecamatan.

Yang disayangkan, meski sudah memiliki izin beroperasi, namun pabrik tidak memiliki standar keamanan yang dibutuhkan. Hingga akhirnya, insiden meledak dan kebakaran terjadi hingga menyebabkan jatuh korban hingga 47 orang. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab terjadinya ledakan dan kebakaran di pabrik. Dan berikut ini adalah beberapa fakta di balik meledaknya pabrik yang bikin netizen ngenes.

Para karyawan terpanggang

Korban terbakar [image source]
Meledaknya pabrik petasan dan kembang api di Tangerang terjadi kemarin, tanggal 26 Oktober 2017 di Jalan Raya Salembaran, Cengklong, Kosambi, Tangerang, Banten. Akibat dari ledakan itu, ada belasan korban yang semuanya karyawan terpanggang di sana. Untuk korban luka, setidaknya ada delapan orang yang saat ini berada di RSU Tangerang. Sementara itu, untuk korban jiwa masih belum bisa terdeteksi lantaran sudah hangus terpanggang. Namun,diperkirakan korban jiwa juga banyak. Tak hanya menjatuhkan banyak korban jiwa, kompleks di sekitar pabrik juga masih mengepulkan asap dan bau material petasan.

Baru beroperasi satu bulan

Pabrik petasan kebakaran [image source]

Pabrik petasan yang meledak di Tangerang diketahui baru saja beroperasi selama satu bulan terakhir. Awalnya, warga sekitar memang mengira jika pabrik tersebut bisa jadi lahan mencari nafkah. Setidaknya, lebih dari seratus orang warga yang jadi karyawan di sana. Namun siapa sangka jika tragedi tersebut terjadi hanya sebulan setelah beroperasi? Setidaknya, hampir separuh karyawan jadi korban tewas dalam insiden ledakan dan kebakaran di sana.

Tidak punya antisipasi

Tidak ada antisipasi [image source]
Menurut Agus Suryana, selalu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, pabrik petasan dan kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses memang tidak memiliki sistem antisipasi kebakaran. Pihak mereka mengecek dan memastikan tidak ada hidran. Padahal, umumnya pabrik yang bahan bakunya mudah terbakar harus memiliki beberapa hidran. Kenyataan itu tentu saja sangat disayangkan, mengingat bangunan tersebut sudah lama. Meski pengoperasian banguanan sebagai pabrik masih tergolong baru.

Pintu gerbang pabrik selalu digembok

Pabrik digembok [image source]
salah satu korban selamat dari ledakan menuturkan jika gerbang utama pabrik punya ukuran yang sangat besar. Gerbang tersebut memiliki pintu kecil yang cukup sempit untuk dilalui dua orang sekaligus. Sebelumnya, pihak korban juga mengatakan jika gerbang besar pabrik selalu digembok. Sehingga, saat musibah itu datang, korban kesulitan menyelamatkan diri. Bahkan salah seorang korban selamat menuturkan jika saat dikepung api, banyak karyawan yang terinjak-injak saat mencoba menyelamatkan diri, karena akses keluar sendiri sangat sempit.

Itulah fakta di balik meledaknya pabrik petasan di Tangerang. Dari insiden tersebut, baiknya kita memastikan jika tempat bekerja selalu memiliki standart keamanan, karena lengah sedi Karena karyawan, bagaimanapun berhak mendapat perlindungan, minimal standar keamanan yang memenuhi.

Written by Nikmatus Solikha

Leave a Reply

5 Darah Asli Indonesia yang Akhirnya “Dinaturaliasi” Membela Negara Lain

Chatting Cewek Dicuekin Pasangan Cuma Gara-Gara Game Ini Endingnya Bikin Melongo