Kita mungkin membayangkan pasti mengasyikkan jika jadi anak yang diadopsi oleh orang luar negeri. Alasannya tentu karena bakal tinggal di luar negeri yang mungkin lebih menyenangkan. Di dunia nyata, hal seperti ini memang ada lho dan dialami oleh beberapa orang Indonesia. Mereka senang tinggal di sana, namun pada akhirnya mulai penasaran dan mencari lagi keluarganya yang ada di tanah air.
Setidaknya sampai sekarang ini ada empat orang Indonesia yang pada saat masih bayi diangkat anak serta diboyong ke luar negeri oleh orang asing. Nah, ketika sudah dewasa, mereka pun mulai penasaran dengan jati dirinya dan akhirnya ketemu jika asal muasalnya ternyata berasal dari Indonesia. Akhirnya rasa ingin kembali pun sangat kuat merasuki orang-orang ini.
Berbagai cara dilakukan untuk bertemu dengan keluarga asal. Nah, empat orang ini menggunakan media sosial untuk hal tersebut. Lalu bagaimana kronologi ceritanya? Apakah mereka berhasil bertemu? Cari tahu jawabannya lewat ulasan berikut.
1. Sander Metz
Sander Metz adalah seorang warga Belanda yang memposting sebuah foto mengenai dirinya dan sebuah tulisan bahwa dia sedang mencari saudara dan keluarganya di Indonesia. Dalam poster yang dia tulisi sendiri tersebut, Metz mengatakan bahwa dia sebenarnya adalah orang Indonesia yang diadopsi oleh sebuah keluarga asing dan dibawa ke negeri Belanda. Setelah dewasa, dia mengetahui bahwa orang tuanya selama ini bukanlah orang tua aslinya dan dia ingin menemukan keluarganya, khususnya saudaranya yang bernama Budi Raharyo.
2. Nadine
Hampir sama dengan Sander Metz, seorang wanita cantik bernama Nadine juga mempunyai kisah serupa, yaitu pada saat masih bayi, dia diadopsi oleh keluarga asing dan dibawa sekaligus dibesarkan di Belanda. Setelah mengetahui informasi mengenai dirinya yang sebenarnya, Nadine kini tengah mencari keluarganya, terutama ibunya yang diketahui bernama Meisri tersebut.
3. Lin Backman dan Emilie Falk
Dua orang yang tenyata saudara kembar tidak identik asal Indonesia, Emilie Falk dan Lin Backman yang diadopsi oleh 2 keluarga asing berbeda sejak bayi akhirnya bertemu setelah berpuluh tahun terpisah. Padahal, jarak mereka hanya terpaut sekitar 40 kilometer saja di Swedia. Setelah bertemu, mereka akhirnya mengerti bahwa mereka bukanlah orang Swedia melainkan orang Indonesia yang diangkat anak oleh orang tuanya sekarang ini.
Mereka berempat benar-benar ingin bertemu dengan orang tua, saudara atau keluarga aslinya. Sayangnya, hingga kini belum ada kabar lanjutan, apakah mereka sudah menemukan apa yang dicari ataukah belum.