Dari sekian banyak Dai atau Penceramah Agama, tentu nama Kh Zainudin MZ bukanlah sosok yang asing untuk masyarakat Indonesia. Apalagi untuk mereka yang masuk generasi 90-an, pastinya ceramah-ceramah beliau akan terus terkenang.
Dalam kiprahnya menyampaikan teladan dan pesan-pesan baik islam, Zainudin MZ kerap dijuluki sebagai seorang Dai sejuta umat. Hal ini terjadi lantaran ayah dari Fikri Haikal MZ ini, mampu ceramah di semua golongan.
Ceramah berbobot dengan bahasa yang mudah dipahami
Pada umumnya, meski temanya terbilang serius, namun penyampaiannya membuat umat mudah untuk memahami. Lulusan dari Dr Hc Universitas Kebangsaan Malaysia ini, menurut mantan ketua MUI yaitu KH Amidhan yang dikutip dari laman Antara.com, cara penyampaian Zainudin MZ menarik tanpa harus vulgar, dan ia memahami materi yang disampaikan sehingga berbagai persoalan ilmiah pun disampaikan dengan jernih kepada khalayak luas. Bahkan kalangan akar rumput, menurut Amidhan mudah memahami dakwah yang disampaikannya.
Jadi salah satu Dai ikonik Ramadan Generasi 90an
Masih tentang sang penceramah besar Indonesia, mungkin di antara Sahabat Boombastis masih ingat sosoknya secara reguler muncul di beberapa menit menjelang adzan, menjadi warna menarik di saat bulan Ramadan era 90an. Bagi beberapa fans berat, menanti-nanti khotbah Zainuddin MZ saat itu jadi pelipur lapar dan dahaga sembari menanti waktu berbuka.
Meski sang dai sudah berpulang pada tahun 2011 silam, kita masih bisa mendengarkan rekaman-rekaman dakwahnya yang menyejukkan. Bahkan untuk ramadan berikutnya, musim haji setelahnya dan kapanpun juga. Ilmu agama yang dipaparkan memang sesuai dengan kehidupan sehari-hari dan masih sangat cocok didengar hingga jaman yang sudah terbolak-balik ini.
Menebar ilmu agama lewat Nada dan Dakwah
Selama menjadi pendakwah, Zainuddin MZ juga sempat dikontrak oleh sebuah perjalanan haji yang bekerjasama dengan televisi swasta, bersafari bersama artis ke berbagai daerah. Berkat hal tersebut, Zainudin MZ mempunyai program unik yang memadukan lagu dengan ceramah bernama “Nada dan Dakwah”. Kariernya yang melambung juga membuat almarhum didapuk untuk mengikuti rekaman, yang mana kasetnya tersebar luas ke penjuru nusantara dan beberapa negara di Asia. Kira-kira ada masih mempunyai kasetnya?
BACA JUGA: 5 Fakta Ustadz Abdul Somad, Da’i Sejuta Umat yang Tak Masuk Dalam Daftar Kementerian Agama
Begitulah tadi sedikit kisah tentang Kh Zainudin MZ. Kira-kira dari almarhum apa yang kalian paling ingat? Kalau penulis sih, tentang gaya ceramahnya yang santai dan mudah untuk ditangkap. Namun, terlepas dari hal tersebut Zainudin MZ adalah contoh bagaimana Penceramah Agama sebenarnya. Bagaimana dakwah terasa sejuk dan jernih mencerahkan, tanpa menimbulkan perpecahan.