Namanya pernikahan selalu identik dengan kesan mewah dan megah. Oleh sebab itu kadang perlu menabung beberapa tahun agar pernikahan bisa semeriah yang diharapkan. Mulai dari catering, dekorasi hingga rias pengantin perlu dipikirkan matang-matang. Jadi bukan lagi hal yang aneh kalau pernikahan lekat dengan stigma mahal.
Namun, tak selalu pernikahan seperti itu. Di dunia ini masih ada tempat-tempat di mana kita bisa melangsungkan pernikahan dengan harga yang super duper murah, misalnya di Skotlandia. Jadi, di negara ini pernah dilangsungkan pernikahan murah yang dilakukan oleh pasangan Georgina Porteous dan Sid Innes. Percaya atau nggak dua orang ini menikah dengan mengeluarkan biaya kurang dari Rp 50 ribu. Murah banget nggak tuh? Karaoke dan makan saja lebih mahal dari itu. Lalu seperti apa potret pernikahan termurah itu dan kenapa bisa demikian? Simak ulasannya berikut.
Diklaim sebagai resepsi nikah paling murah di dunia
Ketika rata-rata orang mengeluarkan begitu banyak uang untuk menikah, pasangan asal Skotlandia bernama Sid dan Georgina justru melakukan hal yang sangat berbeda. Kamu mungkin takkan percaya, tapi dua orang ini mengeluarkan biaya nikah plus tetek bengeknya hanya sekitar satu Euro atau sekitar Rp 17 ribuan saja.
Biaya satu Euro sebenarnya hanya buat beli baju
Percaya atau tidak namun hal itu memang benar. Biaya yang setara dengan Rp 17 ribu itu sebenarnya digunakan oleh pasangan ini hanya untuk membeli gaun pengantin. Itupun mereka dapat setelah memilah-milah dari beberapa situs jual beli online. Akhirnya ditemukan lah gaun paling murah yang bisa mereka beli. Lalu bagaimana dengan kebutuhan lain?
Beda nasib dengan pernikahan termahal di dunia
Kamu mungkin kaget dengan pernikahan yang satu ini. Pasalnya biaya nikahnya bisa untuk memberikan SPP gratis anak sekolah Indonesia dalam beberapa bulan. Bukan dari Amerika atau negara timur tengah, pernikahan di India ini diklaim paling mahal sedunia.
Esensi nikah itu ada pada janji sucinya
Tidak hanya di Indonesia, hal serupa sepertinya juga terjadi di berbagai negara. Namanya pernikahan, selalu identik dengan kesan meriah dan megah. Karena gengsi, kadang kita jadi lupa esensi pernikahan itu sendiri. Bukan pada terletak pada seberapa meriahnya pernikahan namun pada janji suci yang diikat oleh kedua mempelainya.
Sebenarnya nikah murah bisa saja dilakukan di Indonesia, asalkan tidak hanya menuruti gengsi. Pada dasarnya namanya menikah yang penting adalah mahar dan ijab kabulnya. Kalau semua sadar esensi dari menikah, mungkin hal ini bukan lagi masalah buat para lajang yang ingin jadi halal. Uangnya juga bisa ditabung buat keperluan masa depan.