Pernah enggak sih kamu mendengar nama negara Tuvalu? Pasti ada yang bahkan enggak tau kalau negara kecil ini memang eksis dan ada. Tuvalu, dahulunya masuk bagian Kepulauan Ellice, negara ini merupakan kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik, antara Australia dan Hawaii. Ia bertetangga dekat dengan Nauru, Kiribati, Fiji dan Samoa.
Tapi, meskipun kecil negara ini punya keindahan yang luar biasa. Di era perang dunia II, Tuvalu merupakan tempat yang strategis. Sayang, negara yang dikelilingi oleh perairan ini disebut terancam akan tenggelam. Apa iya? Nah, simak dulu deh fakta-faktanya.
Negara kecil ke-4 di dunia
Melansir laman website 7infonegara, Tuvalu masuk dalam jajaran negara ke-4 terkecil yang ada di dunia. Negara kepulauan ini hanya terdiri dari empat pulau karang dan lima atol (pulau koral yang sebagian besar berada di Samudera Pasifik) besar.
Kontur tanah yang rendah sehingga air terus meninggi
Ada satu hal yang unik namun membuat miris yaitu kondisi kontur tanah negara Tuvalu yang sangat rendah. Melansir blog.act.id, titik tertinggi dari 114 pulau yang membentuk negara ini bahkan hanya setinggi 5 meter saja dari permukaan laut. Kondisi inilah yang menyebabkan hari ini Tuvalu dianggap sebagai negara yang terancam tenggelam karena efek makin bertambahnya ketinggian permukaan laut.
Lokasi yang strategis selama Perang Dunia II
Lokasi yang sangat strategis selama meledaknya Perang Dunia ke II, Tuvalu menjadi tempat persinggahan yang strategis bagi para pasukan tentara Amerika Serikat. Hal itu disebabkan karena pulau lain yang masuk jajaran mikronesia, seperti Kiribati di Pasifik telah ditempati oleh pasukan Jepang.
Banyak penduduk Tuvalu yang mengungsi ke negara tetangga
Meski indah dan menawan, terbatasnya transportasi menuju ke negara ini membuat tak banyak orang yang mau mendatanginya. Terbatasnya transportasi ini dipengaruhi oleh letak Tuvalu yang memang jauh di Pasifik.
BACA JUGA: Nauru, Dari Kaya Raya Negara Ini Jadi Termiskin Sejagat
Tuvalu memang indah dan bersejarah. Namun, terbatasnya transportasi serta pemberitaan yang mengatakan ia akan tenggelam membuat ia tak terlalu ramai pengunjung. Bahkan, warga Tuvalu sendiri banyak yang minggat dan pindah ke negara tetangga.