cover negara tak pernah akur
Selayaknya dua keluarga yang bertetangga, negara yang bertetangga pun harusnya menjaga hubungan baik. Sekuat dan sehebat apapun sebuah negara, sesekali negara tersebut tentu memerlukan bantuan dari negara lain. Dan biasanya, bantuan akan lebih gampang didapat dari negara yang letak geografisnya dekat dengan kita.
Sayang sekali, tidak semua negara bertetangga memiliki hubungan yang baik. Tingginya ego dan sejarah konflik yang rumit membuat beberapa negara bertetangga sangat sulit membina hubungan harmonis. Berikut ini Boombastis akan merangkum beberapa negara yang bertetangga namun tidak pernah akur.
Korea Utara dan Korea Selatan memiliki banyak sekali kesamaan. Mulai dari letak geografis, bahasa, budaya hingga latar belakang sejarah. Namun, kedua negara ini tidak pernah akur dan kerap terlibat konflik yang tidak pernah selesai. Korea Utara menuduh Korea Selatan sebagai negara yang tidak nasionalis dan menjadi ‘bayang-bayang’ dari negara barat.
Kedua negara ini dulunya adalah satu kesatuan. Namun, kemudian mereka memutuskan untuk memisahkan diri. Mereka terpisah dalam dua negara; India dan Pakistan. Mayoritas muslim tinggal di Pakistan, sementara mayoritas umat Hindu tinggal di India. Pemisahan itu dimaksudkan agar konflik antar agama bisa diredam.
Dua negara ini bertikai karena perebutan wilayah. Kedua negara merasa mereka berhak sebagai pemilik asli dari negara yang mereka tempati. Israel dan Palestina telah melalui banyak pertikaian. Mulai dari gencatan senjata hingga saling menjatuhkan bom dan misil. Tidak terhitung lagi nyawa yang telah lenyap.
Secara fisik, sangat sulit untuk membedakan warga negara China dan Jepang. Meskipun mirip, namun orang Jepang biasanya sangat tahu ciri-ciri orang China dan demikian sebaliknya. Hubungan kedua negara ini memang agak panas karena kerap terlibat saling klaim wilayah dan pulau.
Kita tentu tidak asing lagi dengan konflik yang kita alami dengan negara tetangga kita, Malaysia. Banyak hal yang menyulut api perdebatan antara Indonesia dan Malaysia. Di antaranya, perebutan warisan kebudayaan batik. Namun, sejak 2 Oktober 2009, batik dipatenkan oleh Unesco menjadi warisan budaya dunia asal Indonesia.
Tentu tidak bijak jika kita memelihara permusuhan. Apalagi permusuhan tersebut melibatkan negara tetangga yang seharusnya kita rangkul dengan ramah. Bagaimanapun, kita suatu saat akan membutuhkan bantuan dari tetangga kita?
Hal paling mudah yang bisa kita lakukan untuk mengurangi permusuhan adalah menghindari debat-debat kusir di dunia maya. Kita tidak akan mendapatkan keuntungan apapun dari debat-debat semacam itu, terlebih jika menggunakan kata-kata yang tidak sopan. Semoga ke depannya semua negara yang bertetangga bisa bertetangga dengan baik dan harmonis. (HLH)
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…