Sebuah wilayah bisa dikatakan sebagai negara kalau memiliki pemerintahan, rakyat, dan kedaulatannya diakui oleh negara lain. Tanpa adanya hal tersebut sebuah wilayah akan menjadi kawasan bebas yang bisa dimasuki oleh siapa saja. Bebasnya sebuah kawasan dipicu oleh adanya kerusuhan atau perang bertubi-tubi yang membuat wilayah itu menjadi kacau balau.
Dalam sejarahnya, wilayah-wilayah di dunia banyak yang mengalami kekosongan atau mati suri. Akibat perang, pemerintahan tidak bisa dijalankan dengan baik. Akhirnya, selama beberapa saat, wilayah itu tidak menjadi negara yang kedaulatannya diakui oleh dunia. Berikut beberapa negara yang mengalami hal pelik seperti itu.
1. Somalia
Selama 15 tahun sejak 1991, Somalia sama sekali tidak memiliki pemerintahan resmi. Setelah diktator Siad Barre turun tahta, Somalia praktis menjadi negara yang tanpa pemerintahan. Negara ini jadi kacau balau dan hukum tidak bisa ditegakkan dengan baik. Tingkat kriminalitas di Somalia jadi meningkat tajam meski akhirnya muncul klan-klan yang menjaga stabilitas negara.
2. Irak
Irak pernah mengalami kekosongan pemerintahan nyaris selama 7 bulan pasca gugurnya Saddam Hussein. Amerika terlalu banyak campur tangan dengan masalah pemerintahan di Irak sehingga parlemen susah ingin bergerak. Saat kekosongan pemerintahan terjadi, suasana di Irak semakin kacau dan sulit sekali dikontrol. Kerusuhan terjadi di mana-mana dan menyebabkan suasana jadi tidak kondusif.
3. Mesir
Pada tahun 2013 silam, Mesir pernah mengalami kudeta militer yang cukup parah. Kerusuhan terjadi di mana-mana. Banyak warga yang ditangkap lalu dibunuh dengan cara mengerikan. Saat itu, Mesir mengalami masa terburuk dalam sejarahnya hingga pemerintahan tidak bisa dijalankan dengan baik. Selama beberapa saat, petinggi di Mesir saling berebut kekuatan dan juga kekuasaan.
4. Libya
Pasca Amerika ikut campur dengan urusan dalam negeri Libya dan membuat Muammar Gaddafi akhirnya tewas, negara ini berubah menjadi kawasan yang sangat mengerikan. Segala kekacauan terjadi di mana-mana. Tindakan anarki berlangsung setiap hari hingga siapa saja tidak bisa mencegahnya. Jika boleh menyebut, Libya sudah berubah menjadi neraka.
Inilah negara yang mati suri atau nyaris hancur karena perang dan kekacauan. Di negara ini, pemerintahan susah dibuat lagi karena susahnya menemukan kesepahaman dan juga adanya campur tangan negara lain seperti Amerika dan sekutunya. Semoga di masa depan, negara yang tidak punya pemerintahan bisa bertahan,