Jika kamu sering baca sejarah, kamu bakalan tau kalo bangsa-bangsa itu “timbul dan tenggelam”. Kejayaan sebuah bangsa digilirkan. Alias ganti-gantian. Nah, di jaman modern ini hal seperti ini pun bisa terjadi. Seperti adanya beberapa negara yang bubar kayak Uni Soviet yang dulu adikuasa banget, atau Yugoslavia, dll.
Baca Juga : 5 Cara Sukses Mendapatkan Keberkahan Ramadan
Pada artikel kali ini, redaksi Boombastis pengen membahas beberapa negara yang diramalkan akan bubar juga berdasarkan perhitungan-perhitungan sosial, ekonomi, politik, dll. Simak yaaa
Kedengarannya gak masuk akal karena Spanyol termasuk negara yang aman, mapan, dan maju. Tetapi sejak tahun 2008 negara ini sudah mengalami kegoncangan yang cukup parah. Negeri para matador ini mengalami krisis ekonomi yang membuat debt to GDP ratio (perbandingan utang terhadap produk domestik) hingga mencapai 94%! Hal ini sangat berbahaya, coba bandingkan saja dengan Indonesia yang hanya mencapai 26%.
Negara yang mengisolasi dirinya sendiri kepada dunia ini diramalkan bakalan ambruk juga. Penyebab paling utama adalah kebijakan “mandiri” mereka yang tak ingin tergantung dari luar negeri. Tetapi sumber daya alam serta sumber daya manusia dari negara ini sangat terbatas sehingga dalam beberapa tahun ke depan akan terjadi krisis yang amat besar di negara ini.
Penduduk Belgia sebenarnya terbagi-bagi dalam beberapa etnik. Belgia sendiri terbagi menjadi 2 daerah besar yaitu Flanders dan Wallonia.Daerah Wallonia yang berada di bagian selatan, adalah sebuah daerah otonom khusus yang penduduknya berbahasa Perancis. Banyak penduduk Wallonia yang ingin memerdekakan diri, atau bergabung dengan Perancis.
Sebagai negara yang sangat besar, dengan kekuatan militer terbesar di dunia, dan ekonomi yang sangat kuat, cukup mengherankan kalo China masuk ke dalam daftar ini. Ada beberapa masalah yang dihadapi negara ini. Salah satunya adalah kerusakan alam yang parah. Polusi begitu merajalela sehingga banyak kekayaan alam mereka yang hancur dan menjadi sangat berbahaya bagi manusia.
Selain itu, negara ini sangat rawan bencana alam yang dapat memusnahkan ribuan bahkan jutaan penduduknya.
Batas-batas negara ini ditentukan oleh pemerintahan Inggris pada awal abad 20, tanpa memperhatikan perbedaan etnis dan budaya yang cukup beragam di Iraq. Mendiang presiden Iraq, Saddam Hussein dulu berhasil menjaga kemananan negara ini dengan menggunakan kekuatan militer yang represif.
Mirip dengan Iraq, Libya sebenarnya adalah sebuah negara hasil jaman kolonial. Jika Iraq adalah dulu dalam kekuasaan Inggris, maka Libya berada dibawah kekuasaan Italy. Hingga pada tahun 1951, Libya kemudian dipimpin oleh Moammar Khadafi. Di bawah pimpinannya, Libya menjadi negeri terkaya di Afrika dengan fasilitas mengagumkan untuk rakyatnya seperti pendidikan, kesehatan, dll. Pemimpin kharismatik ini kemudian dijatuhkan pada tahun 2011.
IS yang dikenal juga sebagai ISIS, mulai mencuri perhatian sejak tahun 2014. Kemunculan mereka dan tindakan mereka yang sadis berhasil membuat organisasi ini menguasai sepertiga daerah Iraq dan Syria. Mereka lalu membentuk Daulah Islamiyah (negara Islam/Islamic State) yang berdasarkan pemahaman dan ideologi mereka sendiri. Jauh dari ajaran Islam.
United Kingdom atau yang disebut Britania Raya adalah sebuah negara kedaulatan yang terdiri dari 4 negara utama yang berdiri sendiri yaitu Inggris (England), Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales. Sejak dulu, usaha yang dilakukan Skotlandia dan Irlandia utara untuk merdeka selalu gagal. Yang terakhir adalah usaha Skotlandia untuk merdeka melalui referendum di tahun 2014 yang gagal pula. Tetapi hal ini tidak menyurutkan keinginan orang Skotlandia untuk merdeka sepenuhnya.
Perpecahan yang terjadi saat perang sipil Amerika beberapa abad yang lalu, ternyata masih terbawa hingga sekarang.
Negara yang terletak antara India dan Afrika ini berada diambang kehancuran, bukan karena politik atau sosbud, melainkan karena alam. Ketinggian air laut yang terus meningkat bisa membuat negara ini tenggelam seluruhnya dalam beberapa tahun ke depan. Karena itulah presidennya berusaha membeli tanah dari Asia Tenggara dan dipakai untuk “menambal” negara ini.
Baca Juga : 10 Negara Paling “Korup” Tahun 2015 (Indonesia Masuk Nggak, Ya?)
Gus Miftah, seorang pendakwah yang dikenal dengan pendekatan dakwahnya yang unik dan tidak biasa, kembali…
Kasus perselisihan antara Agus Salim, korban penyiraman air keras, dan Pratiwi Noviyanthi alias Teh Novi,…
Membuka sebuah usaha bukanlah hal yang mudah, apalagi jika dimulai dari nol dan dilakukan di…
Banyak mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan dan mau mendapatkan gelar S1 tapi bermalas-malasan atau menunda-nunda…
Media sosial dihebohkan dengan kematian seorang siswa SMA. Gamma Rizkynata Oktafandi, pelajar kelas XI Teknik…
Yang dinanti akhirnya datang juga. Setelah penantian yang sangat panjang, akhirnya Tim Nasional Sepakbola Indonesia…