Apa yang bakal kamu lakuin ketika berhasil mendapatkan motor sport impian setelah menabung selama bertahun-tahun? Pastinya bakal dirawat mati-matian tuh, mungkin kamu juga marah besar ketika ada seseorang berusaha mengusik kemulusan motor impian ini. Namun hal tersebut berbeda dengan apa dilakukan oleh beberapa orang berikut. Alih-alih menjaga motor mereka baik-baik, kendaraan roda dua ini malah dipaksa untuk ikut berjualan.
Seperti yang bisa kamu bayangkan, deretan motor sport ini berubah fungsi menjadi lapak jualan. Duh, sayang banget ya kelihatannya? Simak nih orang-orang ‘tega’ memperlakukan motor impian banyak orang ini dengan cara lain dari yang lain.
1. Yamaha R25 untuk Jualan Sayur
Bentuknya yang sangat sporty dengan tarikan super kencangnya, membuat Yamaha R25 jadi kendaraan impian para bikers. Motor rilisan anyar pabrikan Jepang tersebut juga jadi idaman seorang tukang sayur asal Magelang bernama Tanto Dwi Anggoro ini. Pria berusia 29 tahun ini berusaha sangat keras mengumpulkan uang untuk bisa meminang salah satu dari R25.
2. Kawasaki Ninja 250 FI Dipakai Jualan Pentol
Kiprah motor sport milik Kawasaki dengan label Ninja ini emang nggak perlu diragukan lagi. Khususnya untuk market Indonesia. Tiap rilisan terbarunya pasti selalu ditunggu, termasuk salah satunya adalah Ninja 250 FI. Kalau kamu jomblo dan pengen lebih gampang dapetin pasangan, motor ini bakal bikin kamu dikelilingi banyak wanita.
3. CBR 250 R Dikawinkan dengan Gerobak Sayur
Nggak hanya motor laki milik Yamaha dan Kawasaki aja yang bikin banyak penggemar roda dua kepincut. Produk rilisan Honda yang berlabel CBR 250 R juga salah satu yang paling disukai. Bentuknya yang manly banget serta kesan garangnya susah untuk ditiru. Sayangnya, motor yang nggak murah ini ternyata juga ada yang menyalahgunakannya seperti dua sport bike di atas.
4. Kawasaki Ninja 150RR Dipakai Jualan Bubur
Miris nggak ketika kita biasa melihat Ninja 150RR berseliweran di jalan dan bikin penunggangnya kece abis, malah dipakai jualan bubur? Hal tersebut yang bakal kamu rasakan ketika kebetulan berada di Bekasi dan menemukan tukang bubur ini berkeliling menjajakan barang dagangannya.
Duh, sayang banget motor kece ini harus dipaksa bekerja keras padahal banyak orang yang memujanya. Alasannya sih udah pasti lantaran si empunya juga terdesak ekonomi sehingga mau nggak mau harus mendandani motor keren ini sebagai tunggangan buat berjualan. Keren dan nggak mainstream memang, tapi harus diakui banyak yang ‘pedih hatinya’ melihat motor mahal ini digunakan untuk berjualan seperti itu.