5. Mengikat kaki
Mengikat kaki diperkirakan telah dimulai di abad ke-10 pada masa dinasti Song. Kaki yang terikat menjadi simbol keindahan dalam budaya Cina, meski menjadi seni keindahan yang menyakitkan dari ribuan tahun yang lalu. Awalnya pengikatan kaki adalah sebuah tanda status sosial yang tinggi, karna sebagai bukti perempuan yang tidak perlu bekerja. Kaki terikat juga menunjukkan bahwa wanita tersebut tunduk sebagai istri. Menyakitkan memang, dan akhirnya budaya ini dilarang pada tahun 1911, meski masih berlanjut di daerah pedesaan.

Proses pengikatan kaki ini dimulai ketika berusia 5 atau 6 tahun. Kaki kecil ini kemudian akan mulai tumbuh namun meninggi dan terlipat sedemikian rupa. Semakin tinggi lekukan kaki wanita ini maka semakin tinggi status sosialnya. Kaki berukuran 3 inchi atau disebut sebagai ‘kaki teratai’ menjadi bentuk yang ideal. Wanita yang memiliki bentuk kaki lebih panjang dari lima inchi akan memiliki prospek menikah yang buruk. Butuh waktu 10 tahun untuk mendapatkan bentuk kaki yang mungil ini. Namun efek samping dari perawatan kecantikan ini adalah infeksi bakteri, tumbuhnya gangren, septicemia dan sirkulasi darah yang buruk dan tentunya menyebabkan hilangnya jari kaki.