Anton Subagyo, warga Gading III, Kelurahan Gading Kapanewon Playen, Gunungkidul, DIY, tewas setelah dipatuk ular. Kejadian bermula saat Anton tertidur di ruang tamu rumahnya. Kemudian korban bangun karena kaget ada seekor tikus yang dikejar ular dan melompat di atas tubuhnya.
Tiba-tiba ular tersebut mematuk tangan korban. Diketahui ular yang mematuk Anton adalah ular jenis welang. Lalu bagaimana bila kita tanpa sengaja bertemu dengan ular tersebut? Simak cara menghadapi ancaman ular welang yang dirangkum Boombastis.com dari berbagai sumber.
Panjang tubuh ular welang mampu mencapai 1,6 meter. Sama seperti manusia, ular akan mempertahankan diri jika mendapat gangguan. Jika bertemu ular welang, sebaiknya jangan mengganggu atau bahkan memindahkan ular ini. Bersikaplah biasa saja dan tidak membuat ular tersebut terganggu, apalagi jika posisi ular tersebut masih jauh dari posisi kita.
Memegang ular hanya menggunakan tangan kosong adalah sikap sembrono yang bisa membahayakan nyawa. Pasalnya ular welang adalah ular berbisa yang sangat mematikan dan lebih kuat dari ular kobra. Bisa ular welang bersifat neurotoksin yang dapat menyerang sistem saraf hingga berujung kematian. Gunakanlah tongkat atau kayu saat melihat ular melintas di depanmu.
Bagi kamu yang suka berpetualang di alam, gunakanlah pakaian yang aman seperti baju, celana panjang, dan sepatu tertutup. Jangan memakai celana pendek yang mengekspos kulitmu karena kulit terbuka bisa menjadi sasaran empuk bagi ular maupun serangga. Bukan tak mungkin kamu akan bertemu dengan ular welang karena populasi terbesar ular ini berada di Asia Tenggara.
Di Indonesia sebaran geografis ular ini meliputi Jawa, Bali, dan Sulawesi. Ular ini hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 mdpl. Biasanya ular welang lebih suka dengan habitat sawah, air, dan bendungan.
Jangan coba-coba melangkahi ular welang yang ada di hadapanmu. Ambil jalan di sekitar ular tanpa melangkahinya karena meski kamu sudah memakai celana panjang dan sepatu, mungkin saja ular welang masih bisa menembus kain baju tersebut. Sebenarnya ular berbisa tidak menyerang jika didekati atau diinjak. Ular ini akan menyerang jika kamu mengambilnya dengan atau tanpa sengaja.
Ular yang lebih kecil pasti lebih lincah dan mudah melakukan gerakan. Ular tersebut bisa bersembunyi di lubang maupun semak-semak. Jadi, jangan duduk sembarangan saat berada di luar ruangan. Apalagi saat malam hari karena ulang welang sangat aktif di malam hari dan tidak menyukai sinar matahari. Apabila terpaksa berjalan di malam hari, kamu bisa menggunakan senter untuk melihat area di mana ular berbisa bersembunyi.
BACA JUGA: 5 Kemunculan Hewan Ini jadi Sorotan, Salah Satunya Ular Melingkari Pilar Bangsal Keraton Yogyakarta
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan saat bertemu ular welang. Kamu juga bisa menjaga kebersihan rumahmu agar tak menjadi sarang tikus, kadal, atau hewan kecil lainnya karena hewan-hewan tersebut merupakan makanan utama bagi ular welang. Jangan gegabah dan carilah pertolongan seperti menghubungi pemadam kebakaran saat mengetahui ada ular di rumahmu.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…