Kalau merelasikan Majapahit dengan para tokoh pentingnya, maka kita biasanya akan menyebut beberapa sosok terkenal. Misalnya Hayam Wuruk atau sang patih fenomenal Gajahmada. Tak salah memang, tapi tentu ada nama-nama lain yang jasanya juga sangat besar bagi Majapahit. Salah satunya adalah Ronggolawe.
Bagi kebanyakan orang nama ini tentu asing, tapi di mata para sejarawan justru Ronggolawe adalah sosok yang sangat dikenal, bahkan lebih terkenal dari Raden Wijaya alias raja pertama Majapahit. Alasannya sendiri ada beberapa hal. Pertama, Ronggolawe adalah salah satu pilar pertama Majapahit, dan yang kedua soal pemberontakannya yang sangat menghebohkan itu.
Soal pemberontakan, banyak yang justru membenarkan langkah Ronggolawe ini. Kenapa bisa begitu? Jawabannya bisa kamu temukan dalam deretan fakta berikut.
Asal Usul Ronggolawe
Sebelum lebih jauh mendalami sosok satu ini, maka kita harus tahu dulu siapa sebenarnya tokoh pendiri Majapahit itu. Mengenai asal usul, banyak literatur yang mengatakan jika ia adalah keturunan orang besar, lebih tepatnya adalah putra Arya Wiraraja. Sosok satu ini memang bukan bangsawan, tapi ia punya kedudukan yang sangat penting di Singasari yakni sebagai penasehat raja.
Peran Penting Ronggolawe Bagi Majapahit
Awal mula Majapahit bisa dibilang ada di skenario hidup seorang Ronggolawe. Jadi, pada awalnya ia diutus oleh sang ayah untuk membantu Raden Wijaya membuka sebuah hutan. Hutan ini sendiri awalnya dipakai sebagai tempat berburu Jayakatwang, sang raja Kediri, namun nantinya jadi pusat pemerintah Majapahit.
Kecerdikan Ronggolawe Menumpas Pasukan Kediri
Berdirinya Majapahit diawali dengan momentum runtuhnya kerajaan Kediri. Nah, dinasti itu bisa hancur setelah sekian lama, salah satunya adalah karena peran seorang Ronggolawe. Ya, sosok satu ini berhasil membuat pasukan Jayakatwang tinggal kenangan.
Awal Mula Pemberontakan Sang Pendiri Majapahit
Jasa Ronggolawe bisa dibilang sangat besar bagi Majapahit. Tapi, ketika kerajaan ini berdiri, ia justru tak mendapatkan tempat yang layak. Sejak awal Ronggolawe memang ingin menjadi patih dan mendampingi Raden Wijaya sampai akhir hayat. Sayangnya, cita-cita besar ini tak pernah dicapainya.
Pemberontakan Berakhir Dengan Kematian
Raden Wijaya sebenarnya sangat menyesalkan tindakan Ronggolawe. Namun, ia juga sangat marah karena protes yang dilontarkan sang teman dekat itu sangat menghinanya. Hingga akhirnya diputuskan jika pasukan Majapahit harus memberangusnya, di samping Ronggolawe memang sudah berniat untuk melakukan pemberontakan besar-besaran.
Sekilas kita mungkin akan menganggap Ronggolawe adalah pengkhianat. Namun, kalau ditelusuri dari latar belakangnya, Ronggolawe bisa dibilang memang melakukan hal yang benar. Hal ini juga diyakini oleh masyarakat Tuban yang sampai hari ini konsisten menjunjung Ronggolawe sebagai sosok pahlawan besar yang patut untuk dikagumi.