Categories: Trending

4 Negara yang Sering Mencuri Ikan di Perairan Indonesia

Ketegangan antara Pemerintah Indonesia dan Tiongkok (Cina) terjadi sesaat setelah kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia menangkap sebuah kapal asing dari Negeri Tirai Bambu tersebut masuk ke perairan Natuna yang notabene masih berada di kawasan Indonesia, sekaligus mencuri ikan di sana.

Ditangkapnya kapal pencari ikan beserta 8 ABK-nya tersebut membuat Pemerintah Tiongkok meradang dan memprotes tindakan polisi air Indonesia melalui Kedutaan Besar mereka di Jakarta, sekaligus mengirimkan kapal penjaga pantai Cina ke perairan Natuna. Menurut mereka, para pencari ikan tersebut mengambil ikan di perairan yang masih masuk daerah Cina bukan Indonesia.

Pada akhirnya setelah dilakukan mediasi, akhirnya Pemerintah Tiongkok mengakui kedaulatan dan meminta maaf akan insiden yang terjadi. Namun tahukah Anda bahwa bukan hanya Tiongkok saja yang pernah berurusan dengan Indonesia terkait masalah ilegal fishing ini? Ada beberapa negara lainnya yang kerap menjadi maling di perairang Indonesia, selain Tiongkok.

1. Thailand

Sampai dengan tahun 2014 lalu, tratusan bahkan mungkin ribuan nelayan asing dari negeri Gajah Putih tersebut memasuki perairan Indonesia dan mencuri ikan. Uniknya, Pemerintah Thailand memberikan reaksi keras atas ditenggelamkannya 3 kapal pencuri berbendera Thailand di penghujung tahun 2014 silam.

Thailand [ Image Source ]
Bahkan mereka menuding bahwa pencurian tersebut terjadi karena kurang becusnya polisi air Indonesia beserta TNI dalam menjaga kawasannya. Tidak hanya itu saja, muncul isu ancaman boikot terhadap ekspor kelautan dari Tanah Air ke negara Gajah Putih tersebut.

2. Malaysia

Entah sudah berapa ratus atau bahkan ribuan kali kapal dari Malaysia masuk ke perairan Indonesia untuk mencuri ikan dari tahun ke tahun. Bahkan uniknya, untuk mengelabui petugas, kapal-kapal ini sengaja menggunakan bendera Indonesia sekaligus ABK yang dari Tanah Air untuk mencuri ikan dan dikirimkan ke negara mereka.

Malaysia [ Image Source ]
Penangkapan kapal pencuri ikan asal Malaysia yang menggunakan ABK dan bendera Indonesia terbaru terjadi pada bulan Februari 2016 kemarin. Total ada 7 kapal dengan 36 ABK dengan hasil curian lebih dari 10 ton ikan.

3. Vietnam

Seperti halnya yang dilakukan kapal-kapal asing dari Malaysia, para pemilik kapal dari Vietnam juga menggunakan bendera Indonesia untuk mengelabui petugas. Namun, entah karena tidak sempat atau bodoh, justru keberadaan mereka dapat dengan mudah diketahui karena di lambung kapal tertulis nama yang tak lazim digunakan oleh orang Indonesia atau berbahasa Vietnam.

Viatnam [ Image Source ]
Ketika ada insiden penenggelaman kapal dari negara mereka, Pemerintah Vietnam mengirimkan protes keras atas kebijakan tersebut karena menganggap bahwa hal tersebut tidak sewajarnya dilakukan karena para petugas harusnya mengusir kapal pencuri ikan tersebut tanpa harus menghancurkannya.

4. Filipina

Di akhir tahun 2014 lalu, ada sebanyak 524 nelayan asing yang sebagian besar berasal dari Filipina ditangkap oleh petugas perairan Indonesia karena kedapatan melakukan ilegal fishing atau mencuri ikan tanpa dokumen SIUP (Surat Izin Usaha Perikanan) dan SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan) yang resmi dan sah yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia.

Filipina [ Image Source ]
Walaupun kebanyakan nelayan yang ditangkap dari negaranya, namun Pemerintah Filipina tidak bereaksi keras dan justru menghargai ketegasan Pemerintah Indonesia dalam mengahpuskan ilegal fishing. Bahkan mereka juga ingin bekerja sama untuk memberantas aksi pencurian biota bawah laut tersebut.

Selain dari negara-negara tersebut, ada beberapa negara lain walaupun toleransinya sangat kecil dibanding dengan ke-4 nya, yaitu Papua Nugini, Jepang, Papua dan Singapura. Bukan suatu hal yang aneh lagi kenapa banyak kapal asing yang masuk ke wilayah Indonesia untuk mencuri ikan, karena memang perairan Indonesia terkenal dengan biota laut yang sangat berlimpah dan beragam.

Share
Published by
Diah

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

7 days ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

1 week ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

2 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago