Kematian pasti akan menghampiri siapa saja, namun kita tidak tahu kapan dan bagaimana datangnya. Sakit atau sehat, tua ataupun muda, semua bisa saja tiba-tiba meninggal tanpa kelihatan tanda-tandanya terlebih dulu.
Setidaknya bagi kebanyakan orang tidak akan ada tanda-tanda khusus. Tapi sebagian yang lain memiliki firasat ataupun memprediksi bahwa kematiannya akan segera tiba. Termasuk beberapa selebriti berikut ini.
1. John Lennon
John Lennon kecil sangat berbakat di bidan musik dan seni. Meski begitu, ia mengalami kesulitan mengeja karena menderita dyselexia. Saat SMA, ia sering disebut sebagai si pembuat masalah dan tidak lulus ujian sebagian besar mata pelajarannya di. Walaupun bermasalah, ia tetap bisa melanjutkan sekolahnya ke Liverpool College of Art meskipun itu juga tidak berlangsung lama.
2. Jimi Hendrix
Jimi Hendrix adalah salah satu gitaris terhebat abad ke-60an. Tidak cuma mahir dalam memainkan alat musik petik tersebut, ia juga merupakan seorang penulis lagu yang berbakat. Dua tahun sebelum meluncurkan album pertamanya, Jimi datang ke studio untuk memberikan lagu baru yang ia tulis dengan lirik yang kemudian dianggap sebagai prediksi akan kematiannya.
Lagu yang berjudul Ballad of Jimi tersebut direkan pada September 1965. Ajaibnya, Hendrix meninggal dunia 18 September, 5 tahun kemudian ia meninggal sesak napas karena obat tidur.
3. Jim Morrison
“Club 27” adalah sebuah istilah terkenal untuk menyebut musisi hebat yang meninggal dengan mengejutkan di usianya yang baru 27 tahun. Beberapa orang diantaranya adalah Janis Joplin, Brian Jones, dan Jimi Hendrix yang meninggal antara 1969 dan 1971. Musisi keempat yang kemudian meninggal di era ini adalah Jim Morisson, seorang bintang rock terkenal di era tersebut
4. Bob Marley
Allan ‘Skill’ Cole, teman terdekat Bob Marley, percaya bahwa musisi reggae tersebut punya kemampuan mistis. Ia melihat Bob Marley membaca garis tangan dan meramalkan masa depan teman dan penduduk sekitarnya saat tumbuh di Jamaika.
5. Mark Twain
Mark Twain adalah salah seorang penulis Amerika terkenal dalam sejarah sastra dan banyak menuliskan tentang isu rasisme dan kemiskinan namun tetap menjaga humornya. Penulis tersebut juga pernah memprediksikan kematiannya dengan tepat.
Mungkinkah semua cuma kebetulan belaka, tapi mungkin juga mereka memiliki firasat bahwa waktunya memang sudah dekat. Kapanpun itu, kematian pasti akan datang. Jadi jangan sampai kita lupa dengan takdir yang sudah pasti tersebut dan terlalu terlena dengan keduniawian.