Kebanyakan orang berpendapat bahwa perburuan penyihir identik dengan kejadian abad pertengahan. Orang-orang yang dituduh sebagai penyihir akan diburu, disiksa, dan dibunuh. Meski sebenarnya tidak ada bukti kuat yang menyebutkan bahwa seseorang tersebut adalah penyihir.
Di era masyarakat modern seperti sekarang ini, ternyata pemburuan penyihir masih saja ada. Kepanikan massal membuat orang-orang di beberapa negara ini memburu siapa saja yang dianggap sebagai penyihir.
1. Kongo
Para pria, wanita, dan anak-anak tidak berdosa menjadi sasaran atas nama “Tuhan” oleh para pemburu penyihir. Mereka dianiaya dan dibunuh atas tuduhan sihir hitam. Ratusan orang lari dari Kongo dengan lengan atau kaki yang patah, serta luka bakar di tubuhnya.
2. Kamerun
Sihir dan guna-guna masih banyak dipercaya di negara-negara sub-Sahara, termasuk Kamerun. Warga di negara tersebut dikenal pernah melakukan kerusuhan dengan membakar rumah dan benda-benda yang dituduh berhubungan dengan sihir. Ratusan orang meninggal setiap tahunnya karena perburuan penyihir.
3. Afrika Selatan
Penyerangan brutal kepada orang yang dituduh sebagai penyihir masih banyak muncul di masyarakat Afrika Selatan. Banyak kasus pembunuhan yang melibatkan tuduhan penyihir tidak dilaporkan dan sering kali tidak diketahui oleh kepolisian.
4. India
Sihir hitam masih dipercaya di banyak tempat di India, terutama di pedesaan. Wanita di tempat tersebut seringkali menjadi korban perburuan penyihir. Mereka ditelanjangi, dipukuli, bahkan dibunuh oleh warga desa. Menurut laporan, wanita yang paling sering menjadi sasaran adalah janda agar warga bisa merebut hartanya.
5. Gambia
Tahun 2009, menurut organisasi Amnesty International, lebih dari 1000 orang dituduh sebagai penyihir dan dikunci di sebuah tempat rahasia serta dipaksa minum ramuan berbahaya yang menyebabkan halusinasi. Ramuan ini mengakibatkan kerusakan ginjal dan setidaknya dua orang meninggal dunia karenanya.
6. Kenya
Perburuan penyihir di kenya sudah terjadi sejak lama sekali dan masih ada hingga sekarang. Tahun 2008, sekelompok warga Kenya membakar 11 orang yang dituduh sebagai penyihir di tempat umum.
7. Zambia
Melakukan praktik sihir dianggap melanggar hukum di Zambia. Sama seperti negara Afrika lainnya, perburuan penyihir yang mematikan ini banyak terjadi di Zambia. Kepercayaan yang bersifat mistis di Zambia masih begitu tinggi sehingga hal ini mengarah pada pembunuhan dan kekerasan atas nama sihir hitam.
Kita tidak bisa menuduh seseorang sebagai penyihir begitu saja tanpa adanya bukti yang jelas. Namun terkadang karena terdorong oleh rasa takut dan kepanikan, masyarakat dengan mudah terprovokasi sehingga baru merasa aman jika si tertuduh mendapatkan hukuman atau bahkan disingkirkan. Inilah mengapa pentingnya berkepala dingin dan berpikir dengan akal sehat. Karena kita tentu tidak mau orang yang tidak bersalah akhirnya justru menjadi korban.