“Tiada hari tanpa mengeluh,” kalimat tersebut rupayanya sudah menjadi motto para kids zaman now. Apapun yang mereka kerjakan serta dapatkan setiap hari, selalu ada saja hal yang dikeluhkan. Hal ini sempat menjadi sebuah sindiran oleh salah satu selebtwit yang menuliskan “YA AMPUUUN AMPE LUPA KALO HARI INI BELUM NGELUH.”
Tanpa kita sadari, banyak kemudahan yang kita rasakan sehari-hari, seperti bisa mengakses internet dan bermain sosial media atau bahkan pergi sekolah dan bekerja. Hal-hal kecil seperti itu kadang lupa kita syukuri. Coba bandingkan dengan orang-orang yang kurang beruntung di luar sana. Contohnya saja anak-anak di bawah umur yang akan dikuak fotonya di ulasan berikut ini. Patutkah kita masih mengeluh setelah mengetahui keadaan miris mereka?
Foto ini diambil tahun 2009 di Bangladesh. Shaheen yang masih berusia 10 tahun harus membanting tulang di sebuah pabrik alumunium

Lebih miris lagi! Masih berusia 5 tahun, Naginah Sadiq harus mengumpulkan lempung demi mendapat sesuap nasi

Para orang tua di India menolak menyekolahkan anak mereka karena harus membayar, inilah yang terjadi

Tidak ada perbedaan gender dalam child labor sehingga anak gadis pun diharuskan untuk menjadi ‘pekerja kasar’

Mencetak lempung pun dilakoninya demi membantu perkonomian keluarga, hingga tak sadar badan sudah tak rupa lagi

Bersinggungan dengan mesin, apa yang anak muda seperti dirinya tahu? Haknya menuntut ilmu pun dirampas demi mencari uang

4 tahun dan mencari nafkah? Bersyukurlah kita yang masih bisa bersekolah dengan tenang, apalagi masih bisa ke mall tiap weekend
