in

Mirip Dewa Kipas, Inilah Sosok Marlep Ginting yang Sukses Bikin Jantungan Grand Master Dunia

Tak bisa baca tulis [sumber gambar]

Kasus mengenai Dewa Kipas dan GhotamChess kemarin tentu bikin heboh. Bagaimana tidak pasalnya Dewa Kipas yang berlatar belakang bapak-bapak, sempat dikira sukses bikin Levy Rozman pemilik akun GothamChess yang seorang master jadi bertekuk lutut. Meskipun ada pro dan kontra mengenai kemenangan Dewa Kipas pada akhirnya, tapi sebenarnya Indonesia memang memiliki cukup banyak kisah dan prestasi cemerlang di dunia catur.

Ternyata pada zaman dulu hal serupa juga pernah terjadi. Dia adalah Marlep Ginting orang Karo yang sukses bikin master catur kelas dunia jadi gelagapan. Alhasil banyak orang di dunia kaget bukan main mengetahui berita itu. Lalu seperti apakah kisah selengkapnya, simak ulasan di bawah ini.

Marlep Ginting sukses bikin Master catur terkejut

Seperti Dewa Kipas, sosok Marlep Ginting ini sukses bikin salah satu master kelas internasional jantungan. Dia adalah Lodewijk Prins seorang pemain catur yang sudah memenangi banyak kejuaraan di Belanda dan akhirnya dijuluki sebagai master catur.

Ditantang Master Belanda [sumber gambar]
Pada tahun 1956, Prins datang ke Indonesia untuk mencoba kemampuan para pecatur tanah air dengan mengadakan perlombaan di berbagai kota. Nah, pada saat itulah juga dirinya bertemu dengan Marlep Ginting yang akhirnya dibuat kaget, karena berhasil imbang melawannya dengan skor 1-1. Padahal dia sudah mengalahkan Baris Hutagalung dan Arovah Bachtiar yang merupakan para pencatur tersohor Indonesia pada masa itu.

Ahli catur yang ternyata tidak bisa baca tulis

Ada yang unik dengan sosok Marlep Ginting ini, pasalnya meskipun berhasil imbang dengan master catur namun ternyata dirinya tidak bisa baca tulis. Ya, dilansir dari laman Good news from Indonesia, Ginting bahkan tak tahu mengenai teori dan strategi dalam catur. Semua langkah yang ia ambil semata-mata berasal dari bakat alami dan pengalaman bertanding catur yang sudah ia menangi.

Tak bisa baca tulis [sumber gambar]

Hal ini tentunya semakin membuat Prins jadi kaget, dan dirinya akan mengabadikan pengalaman bertanding dengan Ginting ini dalam bukunya kelak. Kasus ini sejatinya mirip kasus Gonthamchess kemarin ya, cuma bedanya kalau sosok si Dewa Kipas bukannya gak bisa baca tulis namun hanya gaptek dengan teknologi.

Si Ginting, keturunan Karo dan bakat catur

Kalau menengok ke belakang, maka kita akan tahu kalau Marlep Ginting adalah keturunan orang Karo. Nah, orang Karo ini memang dikenal sebagai orang-orang yang berbakat dalam bermain catur. Sejatinya hal ini tidak terlepas dari kesukaan masyarakatnya sendiri dengan olahraga mengasah otak ini. Bahkan sejak kecil banyak orang yang sangat mencintai catur dan menghabiskan waktunya dengan bertanding dengan orang lain.

Bakat catur Karo [sumber gambar]
Hal itu pula yang dilakukan oleh Marlep Ginting, banyak bertanding sejak kecil hingga saat dewasa mendapatkan banyak pengalaman. Namun uniknya, Marlep Ginting ini bisa dibilang orang yang rendah hati, pasalnya tidak ingin disebut ahli atau master meskipun sudah imbang bermain dengan Prins dalam pertandingan yang sengit.

Meski bertanding dengan Grand master tak pernah lupa adat

Hal lain yang unik dari sosok Marlep Ginting ini adalah tidak pernah lupa dari mana dia berasal. Meskipun lawannya adalah seorang master dari Belanda, dia tidak mengenakan pakaian rapi dan jas, melainkan baju adat. Ia mengenakan bulang-bulang khas Karo sebagai ciri khas kebudayaannya.

Kasus Dewa Kipas [sumber gambar]
Tak lupa daun sirih yang selalu dikunyah sebagai penambah konsetrasi agar tidak buyar saat bermain catur. Dengan ciri khas dan latar belakang yang unik ini, wajar saja kalau tidak hanya media Indonesia saja yang meberitakan mengenai Marlep Ginting namun juga media Belanda juga. Bangga pastinya orang-orang Indonesia pada waktu itu.

BACA JUGA: Liem Swie King, Legenda Bulutangkis RI yang Dikenal dengan Smash Mematikan di Lapangan

Melihat kisah Marlep Ginting, tentunya hal ini membuktikan kalau memang ada kok pencantur hebat yang ada di Indonesia. Seolah jadi permata yang tersembunyi, masalahnya sekarang tinggal bagaimana menemukan bibit-bibit unggul para pencatur itu. Semoga pecatur Indonesia tetap semangat dan makin bersinar, terlepas dari kontroversi kasus Dewa Kipas belakangan ini.

Written by Arief Dian

Seng penting yakin.....

Leave a Reply

Transformasi Nassar, dari Penampilan Masih Biasa Banget hingga Kini Bisa Dandan Ala Sultan

Kabar Intan Nuraini yang Dulu Jadi Ratu Sinetron Melankolis, Kini ke Mana Perginya?