in

Sempat Jadi OB, Pria Ini Sukses Duduki Jabatan Tertinggi di Freeport dengan Cara Greget

Siapapun yang memunyai cita-cita dan bekerja keras dan cerdas untuk meraihnya, pasti mempunyai kesempatan sukses yang besar di masa depan. Berbeda jauh dengan mereka yang hanya berusaha ala kadarnya tanpa disertai keinginan yang kuat. Hal inilah yang pernah dialami oleh pria bernama Silas Natkime. Sosok asal Papua ini sukes menjadi pejabat penting di perusahaan tambang Freeport setelah mengalami berbagai hal yang berliku.

Mengawali karir sebagai petugas kebersihan [sumber gambar]
Perjalanan karirnya berawal pada tahun 1980-an. Dimana Silas yang saat itu berusia 15 tahunan, dipercaya sebagai atau staff Janitor atau pegawai yang menjaga kebersihan suatu area. D tahun 1985 hingga 1991, ia masuk sebagai pegawai tetap Freeport di bidang tambang. Jabatan barunya itu memungkinkan Silas banyak belajar tentang seluk beluk dunia pertambangan.

Dari situ janitor sesuai kita belajar keterampilan. Kita belum sekolah karena mulai dari belajar dan sampai empat tahun dari 1982 sampai 1985 sudah ditransfer ke Freeport pegawai permanen Freeport,” ujar Silas yang dilansir dari finance.detik.com.

Ilustrasi pekerja tambang PT. Freeport [sumber gambar]

Diketahui, sebelum menduduki jabatannya itu, ia sempat bekerja sebagai tenaga kebersihan lapangan alias staff cleaning service. Karena keinginanan yang kuat untuk belajar, perlahan jabatannya mulai naik sedikit demi sedikit. Dari pengalamannya selama bekerja di pertambangan, ia mulai mengembangkan ilmu yang di dapatnya kepada orang lain. Bisa dibilang, ia mulai merintis karir sebagai instruktur bagi karyawan yang baru masuk.

1985 masuk ke teknik tambang, bor tambang geologi. Teknik dari 1985 sampai 1991. Jadi instruktor kasih latih ke karyawan dan saya punya pengalaman transfer ke karyawan yang baru masuk,” kata Silas yang dilansir dari finance.detik.com

Posisinya sebagai instruktur bertahan hingga 1997. Ia bahkan telah diserahi tugas secara resmi untuk bertanggung jawab pada sebuah area tertentu. Hal ini tentu bukan perkara yang mudah. Semakin besar posisi yang diemban, semaking tinggi pula resiko yang bakal dihadapi kedepannya. Dan Silas paham betul akan situasi semacam ini.

Ilustrasi petugas PT.Freeport bertugas di lapangan [sumber gambar]
“Sampai dengan 1997 saya masuk ke salah satu transfer ke staf bagian pemimpin, penanggung jawab area lokasi,” tutur Silas yang dilansir dari finance.detik.com

Keberuntungan rupanya berpihak pada diri seorang Silas Natkime ini. Karirnya melesat mulus tanpa ada hambatan yang berarti. Perlahan, ia menapaki jabatan menjadi VP Senior Advisor, Employee Development di 2010. Sebagai putera daerah asli Papua, hal ini tentu menjadi kebanggan tersendiri baginya.

Menjadi kebanggan tersendiri [sumber gambar]
Jadi VP tahun 2010. Mulai dari nol, akhirnya mampu dan kita jalan,” kata Silas.

Luar biasa ya Sahabat Boombastis. Perjalanan karir yang dimulai dari nol, akhrinya mengantarkan Silas menduduki jabatan yang prestisius di perusahaan terkenal. Hal ini sekaligus menguatkan fakta bahwa anak-anak Papua juga bisa berkarya dan berhasil jika diberi kesempatan. Sangat inspiratif ya Sahabat Boombastis.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Lucinta Luna Salah Sebut Kota Manokwari, Ancaman Warga Papua Barat Bikin Keblinger

Pernah Jadi Makanan Mewah, Begini Sejarah Es Batu Saat Pertama Kali Datang ke Indonesia