in

Tidak Banyak Diketahui, Inilah 4 Hal Positif yang Dihasilkan oleh Kasus Pengaturan Skor

Melihat dan mendengar kasus pengaturan skor bisa dikatakan layaknya kemasukan duri dalam tenggorokkan yakni sangat tidak mengenakan. Selain membuat sepak bola carut marut, hal tersebut juga berpotensi membunuh hati nurani insan bola di olahraga. Meski dampaknya begitu mengerikan, namun seperti halnya mata koin kejadian ini tetaplah menyimpan hal-hal baik.

Yaa, layaknya pepatah itu lho, setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Nah, berkat dari kalimat tersebut crew Boombastis.com akan mencoba memberikan pandangannya tentang bagaimana sih, sebetulnya kebaikan yang dihasilkan oleh praktek match fixing. Tidak perlu beretele-tele lagi dan tentunya berlama-lama berikut ulasannya untuk kalian. Monggo!

Menunjukkan wajah sepak bola Indonesia sebetulnya

Salah satu hal positif yang terlihat dari adanya kasus pengaturan skor, adalah terbongkarnya wajah sebenarnya sepak bola nasional. Seperti yang kita ketahui dengan banyaknya yang ditangkap menjadikan kita tahu bagaimana kompetisi bola tanah air sebenarnya. Bahkan dari penelusuran penulis baik organisasi sampai pemain sudah terjangkit virus ini.

Johar Ling Eng [Sumber Tertangkap]
Seperti contohnya adalah Exco PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih yang beberapa waktu lalu ditetapkan sebagi tersangka oleh Satgas Antimafia Bola, lalu nama Krisna Adi menjadi pemain tersandung hal tersebut. Dan apabila tidak ada mereka ini yang tertangkap, mungkin pengaturan skor kita harus terus berjalan mulus. Ya layaknya beberapa tahun yang lalu.

Hadirnya persatuan antar insan bola lebih kuat lagi

Hal positif lain yang juga bisa dirasakan oleh kehadiran pengaturan skore adalah tumbuhnya persatuan antar insan bola nasional yang semakin kuat lagi. Seperti ingin menjadikan olahraga ini lebih baik, banyak yang rela turun tangan mencurahkan tenaganya untuk berpartisipasi memberantas hal tersebut.

mafia sepak bola [Sumber Gambar]

Apakah sebelumnya tidak semasif itu? Menurut Boombastis tahun 2018 dan 2019 jauh lebih besar lagi gerakan. Dengan dibuktikan oleh banyaknya media dan orang-orang berkecimpung di percaturan sepak bola nasional ikut blak-blakkan tentang match fixing. Kalau sudah begini mereka yang pernah terlibat kemungkinan besar saat ini selalu was-was kehidupannya.

Bisa menjadi pijakan untuk sepak bola lebih baik

Selain beberapa manfaat tadi, terungkapnya kasus pengaturan skor juga menjadi pijakan baru untuk sepak bola lebih baik lagi. Hal ini lantaran sekarang mempunyai dalih untuk melakukan perombakan organisasi secara masif. Tidak hanya itu, dengan munculnya kasus tersebut para insan bola juga mengetahui siapa-siapa yang layak bertugas di sepak bola Indonesia.

Timnas U-16 Jawara [Sumber Gambar]
Dengan hal tersebut, pastinya memperoleh kompetisi yang lebih baik bukan hal yang mudah. Selain itu semakin besar peluang untuk sepak bola Indonesia berjaya di kancah-kancah internasional. Meski tetap menyimpan hal sulit, namun mungkin akan sependapat kalau mereka di organisasi perlu diganti semua.

Mengetahui lebih banyak cara praktek tersebut bekerja

Dalam terungkapnya sebuah kasus, sudah menjadi rahasia umum kalau kita lebih bisa mengetahui sebuah hal lebih dalam lagi dan lagi. Begitu juga dengan terbongkarnya kasus ini, tentunya saat ini kita mengetahuinya pengaturan skor lebih mendalam lagi. Mulai dari siapa yang terlibat dan bagaimana mekanisme melakukan praktek tersebut.

Match Fixing [Sumber Gambar]
Bayangkan saja bila tidak pernah terungkap atau diangkat oleh media-media nasional, tentu kita terus dibodohi oleh praktek laknat tersebut. Bahkan sepak bola bisa menjadi kuburan untuk hal berbau fair play dan sportifitas.

BACA JUGA: Menurut Mantan Bandar, Inilah Pemicu Bola Indonesia Mudah Dirasuki Pengaturan Skor

Beberapa hal tadi tentunya semakin membuktikan kalau setiap kejadian mengandung hikmah baik untuk kita. Besar harapan ke depan dengan tertangkapnya cukong-cukong perusak sepak bola Indonesia, baik kompetisi, Timnas, sampai pemain-pemain muda berbakat bisa berjaya. Kalau harapan kalian apa kira-kira sobatku.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

The Tielman Brothers, Band Rock Indonesia di Zaman Belanda yang Saingi The Beatless

Gaji Lebih dari 100 Juta, Ini Sisi Tak Enaknya Menjadi Seorang Nakhoda