Suhu dunia makin meninggi, air laut perlahan mulai menelan daratan, banyaknya spesies hewan yang mati, hingga munculnya heat stroke yang mengerikan itu, semua hal ini adalah dampak dari global warming. Kita pasti setuju kalau fenomena ini memang tidak membuahkan apa pun selain bencana dan kengerian. Namun, seperti kata orang tua dulu, selalu ada yang namanya kebaikan di balik hal terburuk sekalipun.
Ya, global warming tak dipungkiri memang membawa banyak sekali masalah. Namun, ketika kita bisa melihat fenomena ini dari sisi yang lain, maka terpampanglah sederet manfaat besar. Salah satunya misalkan, makin banyak lahan yang bisa digunakan untuk bercocok tanam. Seperti yang kamu tahu, di beberapa negara mereka punya daerah pegunungan yang tertutup salju. Global warming, perlahan mencairkan semua salju ini sehingga makin banyak lahan yang bisa ditanami. Logikanya, makin banyak hasil pertanian, maka hidup akan sejahtera.
Tidak hanya ini, masih ada beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dari fenomena global warming yang meresahkan itu.
Selama ini rute distribusi barang atau perdagangan dari benua satu ke benua lain adalah melewati jalur-jalur yang jauh dan panjang. Nah, ketika global warming terjadi, perlahan es kutub utara akan mencair sepenuhnya. Ini artinya, para pebisnis bisa memanfaatkan fenomena tersebut untuk mendapatkan jalur tempuh yang lebih pendek dan singkat.
Global warming tidak berpengaruh terhadap perputaran Bumi. Namun, fenomena tersebut memengaruhi durasi musim. Ya, gara-gara global warming, musim panas mungkin akan terasa lebih panjang dari pada dulu. Namun, hal ini punya dua manfaat. Pertama, orang-orang akan menikmati musim panas yang lebih lama, dan kedua bagi para petani fenomena ini akan membuat mereka punya masa tanam yang lebih panjang.
Salah satu penyebab global warming adalah meningkatnya level karbon dioksida. Entah karena industri ataupun para pengguna kendaraan bermotor. Bagi manusia gas CO2 ini memang racun, tapi bagi tumbuhan, karbon dioksida ibarat makanan tambahan mereka.
Selain bermanfaat untuk membuka jalur utara, dampak hilangnya dataran salju kutub utara lantaran global warming juga membuat eksploitasi sumber daya alam di sana jadi mungkin. Selama ini hal tersebut tidak bisa dilakukan, namun ketika esnya sudah menghilang, maka kesempatan untuk mengolah sumber daya di sana pun terbuka.
Panas adalah energi, maka seperti sifat energi, ia bisa diubah menjadi bentuk lainnya. Global warming mampu menyediakan panas berlebih, ini artinya kita bisa memanfaatkannya untuk dikonversi menjadi bentuk energi lain, listrik misalnya.
Inilah sederet manfaat dari global warming. Meskipun secara teori dan logika bisa terjadi, namun hal tersebut bukan jadi alasan untuk makin memperparah kondisi. Ya, memang ada manfaatnya, namun ingat juga global warming menimbulkan dampak yang mengerikan bagi keberlangsungan hidup kita.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…