Kadang suka heran melihat kebiasaan anak-anak zaman sekarang. Mereka suka sekali dengan hal-hal yang sifatnya virtual. Termasuk mainan-mainan yang notabene lebih asyik kalau dipegang langsung bendanya. Yup, mereka lebih suka game online via gadget yang katanya bikin nagih itu. Leveling, bikin tower segala macam dan kemudian berteriak “War” berulang-ulang kali. Dibandingkan dengan anak-anak dulu, mungkin mereka lugu dan gaptek, tapi setidaknya tahu caranya main yang asyik.
Ada banyak sekali jenis mainan yang bikin kita, anak-anak cowok, berasa seperti di surga. Bahkan tak puas dengan memainkannya di rumah, kadang mainan-mainan tersebut juga dibawa ketika bersekolah. Alasannya sih biar belajarnya niat, padahal emang pengen main sama teman ketika istirahat atau pulang sekolah. Sayangnya, kadang mainan-mainan tersebut malah disita oleh guru gara-gara bikin konsentrasi ke pelajaran hilang. Masa kecilmu bahagia jika tahu sensasi ngenesnya mainan ketika disita guru.
Nah, kali ini kami ingin mencoba menarikmu lagi ke masa-masa itu. Saat di mana kehilangan mainan karena dirampas guru, lebih menyakitkan daripada kena friendzone gebetan. Berikut ulasannya.
1. Kartu Yu Gi Oh yang Legendaris
Dulu ada banyak sekali game trading card. Tapi, nggak ada yang ngalahin pamornya si Yu Gi Oh. Permainan kartu ini emang keren banget, memadukan kartu-kartu monster, sihir serta jebakan. Jangan pernah meremehkan permainan satu ini, karena cuma yang cerdas dan jago bahasa Inggris saja yang bisa memainkannya.
2. Tamiya Kebanggaan
Tamiya emang nggak ada matinya, sampai kapan pun mainan ini akan terus membekas sebagai bagian dari memori terindah masa kecil. Nah, tamiya ini juga sama, kita kadang sering membawanya ke sekolah. Biasanya mainan ini hanya diadu dari sisi tampilan dan modifikasinya saja. Mengingat mainan yang berasal dari Jepang ini cara mengadunya adalah dengan menjalankannya di lintasan.
3. Gamewatch, Gadget Gaming Super Asyik
Gamewatch atau yang bahasa gaulnya Gimbot ini juga sering sekali dibawa ke sekolah. Seperti yang kamu tahu, Gimbot adalah console handheld sederhana yang biasanya game-nya hanya berisi tetris. Meskipun monoton alias gitu-gitu aja, tapi akui saja kalau main tetris via Gimbot ini bisa bikin lupa segalanya.
4. Koleksi Tazoz untuk Dipamerin
Tazoz memang cuma hadiah ciki, tapi punya banyak keping dari mainan ini rasanya sangat membanggakan. Yup, bener banget, benda ini adalah collectible item yang serinya sangat banyak dan gambarnya bagus-bagus. Teman yang nggak punya pasti bakal iri setengah mati.
5. Orang-Orangan Unik Bikin Kreatif
Sama seperti namanya, mainan orang-orangan ini bentuknya memang berwujud manusia atau robot. Cara mainnya sangat seru, jadi kita harus bikin semacam skenario cerita yang para aktor dan figurannya ya mainan ini. Ceritanya nggak variatif sih, kalau nggak perang-perangan pasti ya superhero.
6. Tamagotchi, Waktunya Ngasih Makan Malah Kena Rampas
Dulu, kita masih belum kenal yang namanya PSP, Gameboy dan semacamnya. Tapi, sudah ada gadget elektronik yang bikin ketagihan. Bukan Gimbot, ini adalah tamagotchi. Pasti punya kan? Mainan ini sama sekali berbeda dengan Gimbot, di mana basis permainannya adalah bagaimana kita merawat virtual pet. Mulai dari kucing, sampai anak orang.
7. Remote Kontrol, Mainan Kebanggaan si Kaya
Deretan mainan yang sering jadi korban rampasan ini, bisa dibilang harganya cukup murah. Meskipun beberapa memang butuh perjuangan khusus untuk membelinya. Nah, bagi si kaya, mereka kadang nggak hanya membawa mainan yang dibanderol murah ini saja. Ada kalanya mereka pamer berlebihan dengan membawa mobil remote kontrol.
Membawa mainan ke sekolah memang seru, tapi tetap bikin deg-degan ketika ibu guru mulai bertanya aneh-aneh dan akhirnya merampas mainan-mainan berharga itu. Pemandangan seperti ini sepertinya sudah nggak lagi ditemukan ya? Sekarang sudah nggak ada lagi anak-anak yang bawa mainan ke sekolah. Zaman berganti mainan pun demikian. Anak-anak kekinian lebih sering membawa gadget yang isinya banyak game itu. Memang makin melek teknologi sih, tapi mereka nggak akan pernah merasakan nyeseknya tamiya dirampas.