Skripsi. Satu kata banyak makna, untuk kalian yang tengah menjalaninya. Ada senang, sedih, semangat, dan derita. Ada banyak hal yang terjadi dalam proses pengerjaannya. Salah satunya adalah bimbingan ke dosen pembimbing.
Seperti Skripsi itu sendiri, bimbingan ke dosen pembimbing juga punya hal-hal yang butuh perjuangan dan kesabaran ekstra menjalaninya. Nah, boombastis udah bikin rangkuman apa aja yang terjadi di balik hubungan mahasiswa yang musti bimbingan dengan dosen pembimbing skripsinya. Let’s check this out!
1. Revisi Bejibun
Urutan pertama ini rasanya udah jadi santapan wajib mahasiswa saat bimbingan skripsi deh. Cara bimbingan tiap dosen juga beda-beda Guys. Ada yang cuma menunjukkan tulisan lewat laptop, dikirim via email, ada juga yang masih pakai cara kuno dengan bimbingan dalam bentuk print out.
2. Di PHP-in Dosen Pembimbing
Menanti dosen yang sedang tidak berada di ruangannya. Entah karena beliaunya sedang mengajar atau ada urusan di luar kampus. Lalu saat sang dosen datang dan kita setorkan berkas bimbingan kita, beliau jawabnya “Tinggal saja dulu di meja, minggu depan silahkan diambil”. Gimana Sob, pernah mengalaminya nggak?
3. Dosen Pembimbing Killer Abis
Mungkin sebagian dari kita udah pernah ngrasain tuh, cuma gara –gara kurang sopan dikit udah diusir sebelum memulai bimbingan. Atau gara-gara nggak bisa jelasin apa yang kita tulis, lembar bimbingan kita dilempar dengan kasar dihadapan kita. Sakit dan down banget pasti!
4. Dari Ganti Metode sampai Ganti Judul
Nggak sedikit mahasiswa yang langsung ninggalin skripsinya gara-gara perkara satu ini. Bimbingan bab 1, bab 2, dan bab 3 udah di ACC dan dianggap tak ada masalah. Tapi saat kita bimbingan bab 4, eh beliau minta bab 3 atau bab 2 atau bab 1-nya dirombak ulang. Gimana nggak jatuh tuh semangat!
5. Dosen Pembimbing Pertama dan Kedua Berbeda Pendapat
Pasti ada yang ngalami hal ini kan! Dosen pertama mintanya di bagian A ditambahkan ‘abcd’, tapi dosen kedua minta di bagian itu tak usah diberi ‘abcd’. Terus gimana tuh? Nurutin pacar kita aja kadang udah bikin pusing, lha ini malah dua orang dosen pembimbing yang mintanya berseberangan, apa nggak tambah pusing tuh??
6. Jadi Mahasiswa yang Tak Dianggap
Boleh dibilang ini adalah mahasiswa bimbingan paling ngenes. Gimana tidak, dosen pembimbing kita nggak pernah memantau apa yang kita kerjakan. Tak pernah tanya skripsi kita udah sampai bab berapa, atau metode yang kita gunakan udah benar atau tidak. Biasanya sih karena sang dosen lagi sibuk banget.
Itu tadi sobat, hal-hal yang sering dialami oleh mahasiswa yang tengah berjuang mengerjakan skripsi. Bagaimanapun sikap dosen pembimbing kalian, terima beliau apa adanya, ikuti perintahnya, serta tetap sabar dan lapang dada saat menghadapi beliau. Dengan begitu kemungkinan besar skripsi kalian lancar dan kalian cepat lulus. Cemunguut!!