in

Macao Po, Menguak Sejarah Kawasan Bisnis Prostitusi Terpadu Pertama di Indonesia

Pemuda lokal yang tak punya biaya, hanya bisa menggoda para pelacur yang lewat

Macao Po. [Image Source].
Ada sebuah jembatan yang menjadi saksi bisu bagaimana berjalannya aktivitas di kawasan prostitusi ini. Jembatan Batu namanya. Nah, para pemuda lokal atau saat itu Hindia Belanda, yang kepincut merasakan hangatnya mendekap pelacur mancanegara tersebut, hanya bisa menyaksikan mereka hilir mudik. Uniknya, musik keroncong yang saat itu tengah naik daun, dijadikan sebagai “senjata” untuk menggoda para wanita ini. Ya, mungkin sekadar untuk memperoleh senyum mereka saja para pemuda ini sudah kegirangan.

Gang Mangga, kawasan pelacuran pesaing Macao Po khusus untuk segmen kelas bawah

Ilustrasi prostitusi. [Image Source].
Lantaran masyarakat kelas bawah juga ingin ikut merasakan seperti apa rasanya “berkencan” dengan WTS, muncullah komplek pelacuran anyar yang terletak di Gang Mangga atau berdekatan dengan Macao Po. Disebabkan karena bisnis ini begitu menjamur tanpa dibarengi kebersihan dan kesehatan yang terjamin, maka jangan heran kalau mereka yang pernah datang ke sini kemudian keluar dengan membawa penyakit kelamin, sifilis.

Leave a Reply

Inilah Alasan Mengapa Kepopuleran Xiaomi Begitu Masif di Tanah Air

9 Tanda Aneh yang Perlihatkan Mantanmu Sesungguhnya Adalah Jodoh Terbaikmu