in

Beginilah 4 Cara Ampuh Supaya Rumah Tak Jadi Butiran Debu Akibat Sambaran Petir

Di Bulan Maret lalu, ada kejadian yang sangat mencengangkan sekaligus menegangkan bagi warga Tegal. Adalah dua rumah hancur lebur karena tersambar petir. Dihimpun dari panturapost.id, peristiwa tersebut terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan. Dari peristiwa itu, akibatnya ada 15 titik instalasi listrik rusak parah dan atap bagian dapur ambruk.

Kalau melihat peristiwa tersebut, kita jadi harus lebih waspada lagi. Pasti tidak mau kan rumah kita jadi korban dari sambaran petir? Nah, sebenarnya ada cara nih untuk menjaga tempat tinggal kita dari itu semua. Jadi, simak yuk ulasan dari Boombastis.com berikut ini.

Kalau ada pohon dekat rumah, lakukan ini

Seperti yang kita tahu, kalau petir dapat menyambar benda tinggi seperti pohon. Nah, jika ada pohon tinggi yang berada di dekat rumah, kalian harus lebih berhati-hati nih Sahabat Boombastis. Memang sih itu tidak akan langsung berdampak pada rumah di sekitarnya, namun kita tidak akan pernah tahu bagaimana imbasnya ke depan.

Pangkas pohon dekat rumah [Sumber Gambar]
Bisa saja, setelah pohon tersebut disambar oleh petir, maka akan tumbang dan dapat mengenai rumah di dekatnya. Oleh karena itu, supaya meminimalisir kejadian tersebut, alangkah lebih baik memangkas pohon secara berkala ketika tingginya sudah melebihi rumah kita. Dengan begitu, petir tidak akan menyambar pohon tersebut sehingga rumah kita menjadi lebih aman.

Ini yang harus dilakukan terhadap perangkat listrik di rumah

Selain di luar rumah, kita juga harus melakukan penjagaan di dalam tempat tinggal. Salah satu contohnya adalah mematikan peralatan elektronik. Sebab, peralatan elektronik seperti itu dapat memancing petir menyambar rumah kita. Untuk itu, kita harus mematikan semua peralatan elektronik ketika hujan disertai dengan petir.

Mencabut peralatan listrik saat ada petir [Sumber Gambar]
Bukan hanya mematikan dari tombol power saja lho ya. Tapi juga mencabut saluran kabel dari peralatan elektronik tersebut. Jika kalian hanya mematikan dari tombol power saja, itu tidak akan berpengaruh karena sesungguhnya petir menyambar kabel utama dari perangkat listrik.

Ada satu lagi yang harus dilakukan pada peralatan elektronik

Masih berhubungan dengan perangkat listrik, ada satu lagi yang harus dilakukan. Adalah dengan memastikan instalasi listrik tidak bermasalah. Misalnya saja kabel yang mengelupas atau aliran arus pendek pada listrik karena itu bisa mengundang petir untuk menyambar rumah.

Periksa secara berkala jika ada kabel terkelupas [Sumber Gambar]
Jika kalian menemukan salah satu masalah pada perangkat listrik yang ada di rumah, wajib sekali untuk segera memperbaikinya. Dengan begitu, rumah kalian akan berisiko kecil jadi sasaran halilintar.

Inilah cara terakhir untuk menghalau sambaran petir

Cara terakhir supaya rumah tidak terkena halilintar adalah memasang penangkal petir. Ini adalah cara yang paling aman karena dijamin petir tidak akan menyambar rumah kalian. Apalagi kalau rumah kalian bertingkat, ini sangat berguna sekali. Namun, sebelum memasangnya, kalian harus tahu dulu jenis-jenis dari penangkal petir ini. Ada yang bisa dipasang di luar dan juga di dalam rumah.

Pasang penangkal petir [Sumber Gambar]
Jika penangkal petir berjenis eksternal atau dipasang di luar rumah, biasanya ini untuk tempat tinggal yang bertingkat dan tidak ada gedung tinggi di sekitarnya. Tetapi, jika penangkal petir internal atau dipasang di dalam rumah, benda satu ini untuk tempat tinggal yang di sekitarnya banyak gedung tinggi dan tidak bertingkat. Jadi, pilih penangkal petir sesuai kebutuhan ya.

Jika sudah melakukan cara-cara di atas, maka rumah kalian akan berisiko kecil untuk terhindar dari sambaran petir. Tapi yang paling penting adalah jangan pernah membiarkan perangkat listrik tetap hidup saat ada hujan yang disertai petir. Meski rumah sudah terlindungi dari gedung yang lebih tinggi, petir tetap dapat menyambar ke segala arah tanpa peduli ukuran dari sasarannya. Sehingga, matikan dahulu peralatan listrik saat ada petir ya karena itu adalah penyebab utama dari rumah yang terkena serangan halilintar.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

6 Fakta Bowo Alpenliebe, Seleb Tik Tok Kontroversial yang Bikin Fansnya Ngaku Rela Jual Ginjal

4 Fakta Nining, Wanita yang Terseret Ombak dan Ditemukan Masih Hidup 1,5 Tahun Kemudian