“Apa cuma gue di sini yang tahu hari ini lampu lalu lintas ulang tahun”, meme ini mungkin akan bertebaran hari ini dan pasti membuat banyak orang bertanya-tanya. Yup, hari ini tanggal 5 Agustus memang adalah hari kelahiran lampu lalu lintas yang mungkin akrab di telinga dengan sebutan lampu merah. Instrumen jalan paling penting ini sudah berusia 101 tahun sekarang.
Tentunya orang-orang dulu tidak tiba-tiba menciptakan lampu lalu lintas dan memasangnya di perempatan. Ada rangkaian kejadian yang membuatnya berbentuk sekarang ini. Bagaimana kronologinya? Simak ulasannya berikut.
1. Sejarah Awal Lampu Lalu Lintas
Lampu lalu lintas ini pertama kali ditemukan oleh pria berkebangsaan Inggris bernama Lester Farnsworth Wire. Ketika itu pada tahun 1869 Wire melihat bagaimana jalanan London mulai dipenuhi dengan mobil dan kereta kuda. Ia pun terinspirasi untuk membuat sebuah tanda yang bisa mengatur arus lalu lintas.
2. Hadirnya Warna Kuning dan Penyempurnaan Desain
Setelah kejadian nahas tersebut, pria berkebangsaan Amerika bernama Garrett Augustus Morgan berinisiatif menyempurnakan desain yang telah dibuat Wire. Tak hanya mengubah konstruksi tata letak lampunya, ia juga menambahkan sebuah lampu lagi yakni berwarna kuning. Tujuannya sendiri seperti yang kamu tahu adalah sebagai interval waktu kapan pengguna jalan harus melaju atau berhenti.
Kemudian pada tahun 1922, desain sempurna milik Morgan dkembangkan lagi oleh seorang opsir polisi bernama William Potts. Pria ini membuat lampu lalu lintas bisa dioperasikan secara otomatis dengan listrik.
3. Alasan Kenapa Harus Pilih Warna Merah, Kuning dan Hijau
Ketika kamu tengah berhenti di perempatan, pernah terpikir tidak kenapa lampu lalu lintas ini harus berwarna merah, kuning, dan hijau? Padahal ada warna biru yang indah atau juga putih yang bakal sangat terang ketika malam. Ternyata ada alasannya lho.
Kuning adalah warna peralihan, konsep ini pas banget ketika diimplementasikan di lampu lalu lintas. Kuning bisa berarti hati-hati atau juga siap-siap. Kuning sendiri kalau dibedah adalah campuran dari merah dan hijau. Kalau tak percaya coba sendiri deh.
Hijau berarti silakan melaju atau bebas. Kalau dilihat dari sisi psikologisnya, hijau mengandung arti kebebasan. Buktinya kamu pasti akan merasa sedikit bahagia ketika si lampu merah berlalu dan muncul lampu hijau. Kenapa tidak diganti dengan biru yah yang lebih memberikan dampak relaxing?
4. Aturan Soal Urutan Lampu Lalu Lintas
Nah, kamu juga pasti pernah terbesit pertanyaan seperti kenapa urutan lampu lalu lintas harus merah, kuning, hijau? Padahal lebih bagus hijau, kuning, merah atau kombinasi yang lainnya. Hal ini juga ada alasannya lho. Para penemu di atas tidak sekedar iseng dengan meletakkan lampu merah di bagian atas dan hijau di urutan paling bawah.
Entah bagaimana jadinya jika para penemu di atas lupa menciptakan lampu lalu lintas. Mungkin jalanan tidak akan setertib hari ini. Hari ulang tahun lampu lalu lintas apa yang harus dilakukan? Jangan berpikir untuk menghiasnya dengan ornamen-ornamen pesta ya. Rayakan dengan berkendara rapi dan taat aturan itu sudah cukup.