Presenter ternama Arie Kuncoro Untung atau yang lebih dikenal dengan Arie Untung kini menuai kontroversi di sosial media lantaran mencuitkan pernyataan yang menyebut bahwa kelaparan sebagai virus yang jauh lebih mematikan daripada wabah corona (Covid-19) yang saat ini tengah melanda dunia.

Sebenarnya, ini bukan kasus pertama Arie, di mana dirinya menjadi sorotan bahkan mendapat banyak kecaman dari netizen. Sebelumnya, Arie sempat dibicarakan karena pernyataan yang dianggap dikeluarkan tidak pada waktu yang tepat. Simak dalam ulasan di bawah ini ya!

Coronavirus vs anak-anak kelaparan

Arie Untung [sumber gambar]
Pernyataan ini diunggah Arie dalam status Twitter pribadinya. “Ada virus yg lebih berbahaya dari Corona. Namanya “kelaparan” sekitar 8000 anak meninggal perharinya. Padahal Vaksinnya ada dimana2 namanya “makanan”. Tapi ngga viral kan? Knp? Soalnya virus “kelaparan”. Ngga bikin orang kaya meninggal. Dah gituaj,” cuit dia melalui akun @ariekuntung. Pernyataan ini disukai dan di-retweet oleh banyak warganet. Sebagian besar mereka mengatakan bahwa tidak tepat rasanya kalau Arie mengatakan hal seperti itu di tengah wabah corona yang sedang marak dan bisa menyerang siapa saja.

Cuitan tentang Malaysia 812

Malaysia 812 [sumber gambar]
Pada Desember 2018 lalu, Arie Untung pernah menulis sebuah cuitan di Twitternya terkait dengan demo Malaysia 812. Ia menyebut foto barisan masyarakat Malaysia sebagai kekuatan persaudaraan. “The power of ukhuwah Malaysia 812”. Tweet itu disertai dengan beberapa foto orang-orang yang berdemo. Tweet ini menjadi kontroversial karena, menurut salah satu sutradara ternama Indonesia, Ernest Prakasa, aksi Malaysia 812 adalah demo menentang penghapusan diskriminasi etnis. Sekarang, Arie Untung sebenarnya mendukung deskriminasi etnis?

Unggahan reuni 212

Monas Vs Paris [sumber gambar]
Arie Untung merupakan salah satu selebriti yang aktif saat ada reuni 212. Dalam satu momen, Arie pernah mendapatkan kritik pedas dari para netizen karena ia membandingkan Reuni 212 dengan aksi demo BBM di Paris. Menurut banyak netizen, tindakan Arie yang saat itu sepakat dengan Prabowo adalah hal yang berlebihan, perbandingan itu pun dirasa tidak pas.

Pernah menyebarkan berita hoax

Pernah menyebarkan hoax [sumber gambar]
Melansir IDNTimes.com, Arie Untung pernah dituding menyebarkan sebuah hoax karena ia memposting foto seorang anak yang berjalan sendirian di padang pasir. “Anak 4 th bermigrasi sendirian di gurun dr Suriah ke Jordan, ditemukan unhcr hny bw tas pakaian dari ibu dan adiknya, yg terbunuh di Suriah,” tulis Arie Untung lewat akun Twitternya. Padahal, kenyataannya, anak tersebut berjalan bersama dengan 1.000 orang pengungsi lain yang melarikan diri dari negara mereka. Karena tak tahan dengan bully netizen, Arie akhirnya menghapus cuitan itu.

BACA JUGA: Gara-gara ‘Ukhuwah,’ Ernest Prakasa, Arie Kriting, dan Arie Untung Berantem di Twitter!

Netizen menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh Arie Untung tersebut tidak tepat waktu. Terlebih tentang virus corona yang baru saja viral ini. Siapa saja bisa terdampak corona, enggak peduli ia kaya atau miskin. Karena itu, membuat cuitan semacam itu adalah hal yang pasti akan mendapat tentangan dari warganet.