Banyak kejadian yang dianggap sebagai teori konspirasi oleh masyarakat karena kejadian-kejadian ini terlalu liar untuk dipercaya, atau jika teori-teori ini benar, terlalu memalukan dan mengejutkan untuk memahami.
Kadang-kadang teori-teori ini menyebar seperti api karena terdengar begitu gila, tapi sebuah penelitian terbaru oleh para ilmuwan politik Eric Oliver dan Thomas Wood menunjukkan bahwa 50% orang Amerika percaya pada setidaknya satu teori konspirasi.
Meskipun dianggap hanya teori belaka, beberapa teori konspirasi ini berakhir menjadi benar. Berikut ini sepuluh dari teori-teori itu, dan ternyata bukanlah isapan jempol dari imajinasi seseorang.
1. CIA Membayar Saksi-Saksi Palsu
Pada tahun 1990, seorang gadis Kuwait berusia 15 tahun, Nayirah al-Sabah, bersaksi di depan pemerintah dan pengadilan AS bahwa dia telah menyaksikan sendiri tentara Irak melakukan hal-hal yang mengerikan terhadap bayi-bayi di Kuwait.
Pada tahun berikutnya, seorang wartawan cerdas mengemukakan teori konspirasi tentang kesaksian ini. Dia akhirnya menemukan kebenaran dan bersaksi bahwa CIA membayar dan mengatur saksi-saksi. Membuktikan bahwa teori konspirasinya benar selama ini.
2. Watergate
Ketika pejabat dari partai Republican pertama kali dituduh memata-matai Markas Nasional partai Democrat pada tahun 1972, masyarakat enggan untuk percaya hal ini benar-benar nyata. Ternyata, hal itu benar. Pada tahun 1974 rekaman audio ditemukan membuktikan bahwa Presiden Nixon tahu apa yang sedang terjadi.
Rekaman audio ini pun mengungkapkan berbagai macam skandal seperti pengaturan undang-undang yang sangat merugikan rakyat dalam masalah kesehatan, pendidikan, dll.
3. CIA Menyelundupkan Kokain
Ketika wartawan pemenang Pulitzer Prize Award bernama Gary Webb menerbitkan seri investigasinya yang berjudul ‘Dark Alliance’ (Aliansi Gelap) pada bulan Agustus 1996, hal ini memicu pembicaraan yang sangat penting. Laporannya terkait dugaan CIA yang terlibat dengan geng jalanan dan transaksi narkoba dalam rangka untuk mendapatkan keuntungan finansial. Investigasi Webb mengklaim bahwa CIA telah menyelundupkan kokain ke beberapa pasukan Contra sehingga bisa mengambil laba.
4. Tuskegee Syphilis Study
Pada tahun 1997, Presiden Bill Clinton meminta maaf kepada para korban atas kejadian mengerikan yang dikenal dengan nama ‘Tuskegee Syphilis Study’. Karena studi ini, 600 orang kulit hitam Amerika dan keluarga mereka hancur oleh sifilis, dimulai pada tahun 1932. Kepala Dinas Kesehatan (PHS) ingin melihat bagaimana penyakit sifilis mempengaruhi pria kulit hitam di Amerika.
Hal ini baru ketahuan saat 250 orang mendaftar dalam Perang Dunia II dan menjalani tes kesehatan. Namun, PHS tetap tidak mau mengobati mereka. Sampai Clinton berbicara tentang studi ini, sebelumnya dianggap sebagai teori konspirasi oleh banyak orang, karena dianggap hal seperti itu sangat luar biasa bejat.
5. Insiden Teluk Tonkin
Presiden Lyndon Johnson mengatakan kepada publik bahwa pasukan Vietnam telah menyerang kapal-kapal AS pada tanggal 4 Agustus 1964, dan publik Amerika segera marah dengan apa yang dikenal sebagai Insiden Teluk Tonkin ini. Reaksi publik kemudian mendukung perang melawan Vietnam, dan Kongres mengesahkan Resolusi Teluk Tonkin yang memungkinkan pasukan AS untuk menyerang Vietnam Utara.
6. Operation Northwoods
Operasi Northwoods dirancang pada awal 1960-an oleh Kepala Staf Gabungan Militer AS untuk menyebarkan rasa takut pada masyarakat Amerika serta pengungsi Kuba, dan menjebak Kuba sebagai tertuduhnya. Rencana-rencana ini, yang termasuk di dalamnya berupa tindakan kekerasan terorisme, dirancang untuk mendapatkan dukungan publik dalam melancarkan perang terhadap Kuba. Untungnya, Presiden John F. Kennedy menolak Operasi Northwoods pada tahun 1962.
7. Operation Paperclip
Setelah VE Day pada tahun 1945, Presiden Truman meresmikan apa yang dikenal sebagai Operasi Paperclip. Operasi ini bertujuan untuk merekrut ilmuwan Jerman ke Amerika Serikat untuk bekerja. Salah satu syarat operasi ini, seperti yang dinyatakan oleh Truman, adalah bahwa orang-orang yang telah menjadi anggota Partai Nazi tidak akan diizinkan masuk ke Amerika Serikat.
8. Operation Fast and Furious
Pemerintahan Obama menyelundupkan senjata untuk pengedar narkoba Meksiko dengan tujuan untuk kemudian melacak mereka dan menghancurkan geng narkoba tahun 2011, hal ini lalu dikenal dengan nama Operasi Fast and Furious.
9. Pembunuhan Martin Luther King Jr
Pendeta dan aktivis sosial Dr Martin Luther King Jr dibunuh pada 4 April 1968 di balkon hotelnya di Memphis, Tennessee. Dr King sangat dikenal atas upayanya yang tak kenal lelah untuk mewujudkan kesetaraan dan harmoni antar ras. Nama ‘James Earl Ray’ dikenal orang menjadi pembunuh yang menembak Dr. King, tetapi apa yang banyak orang tidak tahu adalah pemerintah AS memainkan peran penting dalam pembunuhan itu.
10. Pembunuhan-Pembunuhan Pemimpin Dunia
Setelah Skandal Watergate, ketidakpercayaan terhadap pemerintah AS berada di puncaknya. US Senate Select Committee meluncurkan penyelidikan terhadap CIA dan FBI dengan tujuan menyingkap berbagai kegiatan terlarang mereka, Hal ini dimaksudkan untuk kembali mendapatkan kembali kepercayaan rakyat Amerika. Dan ngerinya, Komite menemukan bahwa pembunuhan Allende di Chili dan Mossadegh di Iran terbukti menjadi kerjaan CIA.
Semua konspirasi ini telah terbukti, dan yang membuktikannya pun rakyat Amerika sendiri melalui senat resmi mereka, wartawan, dan bukti-bukti nyata. Masihkah kita mempercayai pemerintahan AS sebagai polisi dunia? Sebagai pelindung kemerdekaan? Dan sebagai inspirasi dunia?