in

Kisah Mantan Tukang Tambal Ban yang Sukses jadi Pengusaha dengan 8 Perusahaan dan 6 Pabrik

Kesuksesan sejatinya bisa menghampiri siapa saja bagi mereka yang mau berusaha keras untuk mewujudkannya. Meski dihimpit keadaan yang susah sekalipun, hal tersebut bukanlah menjadi sebuah alasan untuk tidak bergerak maju. Hal inilah yang berhasil dibuktikan oleh Tjoa Teng Hui atau yang akrab disapa Teng Hui.

Kehidupan masa lalunya yang susah, membuat Teng Hui harus bekerja keras untuk keluar dari kemiskinan. Siapa sangka jika mantan tukang tambal ban itu kini berhasil menjelma menjadi pengusaha sukses dan memiliki perusahaan dan pabrik. Kisahnya di bawah ini pun sangat menggugah inspirasi.

Bekerja keras menjadi tukang tambal ban sejak usia remaja

Hidup dalam keterbatasan secara ekonomi membuat Teng Hui tumbuh sebagai sosok pekerja keras. Keadaan yang serba susah, membuatnya terjun menjadi seorang tukang tambal sejak remaja. Ia bahkan harus rela merasakan bangku sekolah dasar pada usia 10 tahun karena ketiadaan biaya. Teng Hui juga kerap menahan sakit hati karena ejekan teman-temannya.

Meski demikian, kondisi tersebut tak pernah dikeluhkannya. Teng Hui justru melarikan perasaan mindernya dengan bekerja sebagai tukang tambal ban. Hasil yang diperoleh ia gunakan untuk membantu sang ibu. Tak hanya menjadi tukang tambal ban, Teng Hui juga menjual rokok dan permen di toko.

Hidup susah bersama keluarga dan saudara-saudaranya

Cobaan berat dalam kehidupan Teng Hui berawal saat sang ayah tiada. Saat itu, usianya masih sangat belia yakni 3,5 tahun. Dirinya sendiri merupakan anak keempat dari lima bersaudara. Kehidupannya bersama keluarga pun berubah drastis lantaran sang ibu tak mampu meneruskan bisnis toko onderdil mobil dan becak yang telah ada.

Karena terdesak kebutuhan akan biaya hidup, seluruh harta yang dimiliki keluarga pun mulai berkurang secara perlahan. Keterbatasan ekonomi pun akhirnya dirasakan oleh Teng Hui dan saudara-saudaranya. Bahkan untuk biaya sekolah, ia dibantu oleh kerabat dari pihak ibunya. Teng Hui pun berhasil lulus hingga SMA pada usia 22 tahun.

Merintis bisnis sendiri hingga sukses jadi pengusaha

Setelah lulus SMA, ia mulai bekerja keras merintis bisnisnya sendiri. Berbekal pengalamannya, Teng Hui memilih bidang usaha yang tak jauh dari bisnis keluarganya dulu di bidang onderdil. Ia bahkan membeli peralatan seperti spare part di dalam maupun luar negeri yang kemudian dirakitnya sendiri. Teng Hui juga mencoba berbisnis peralatan listrik.

Tangkapan layar dari YouTube Kick Andy [sumber gambar]
Dari usaha kerasnya itu, Teng Hui berhasil membawa perusahaannya dari yang sebelumnya berkutat di sisi distribusi menjadi produksi. Usahanya pun semakin berkembang di berbagai bidang seperti properti, kilang minyak, dan produksi pipa listrik. Teng Hui kini memiliki 8 perusahaan dan 6 pabrik.

Prinsip hidup seorang Teng Hui yang membuatnya menjadi sosok yang sukses

Pria kelahiran 16 November 1959 ini akhirnya menikmati jerih payah atas kerja kerasnya di masa lalu. Ia juga berbagi kiat-kita sukses yang telah menjadi prinsip hidupnya, yakni kejujuran dalam segala hal, jangan serakah atau terikat dengan hawa nafsu, senantiasa ulet saat bekerja, dan berbuat kebaikan pada siapa pun.

Tangkapan layar YouTube Kick Andy [sumber gambar]
Tak hanya menulis buku, Teng Hui juga kerap menjadi pembicara di berbagai tempat untuk membagikan kisah sukses sekaligus motivasi. Ia bahkan mendapat kesempatan untuk berbagi cerita dengan mantan teroris yang tersangkut kasus Bom Bali, Umar Patek, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Dianggap jadi Saingan Hotman Paris, Mantan OB Ini Punya Omset Rp1,2 Triliun per Tahun

Jatuh bangun kehidupan di masa lalu yang dialami oleh Teng Hui, kemudian dibukukan pada sebuah karya tulis yang berjudul ‘Kunci Kebahagiaan’. Di sana, ia menuangkan pemikirannya soal pengalaman meraih sukses, kebahagian hidup, serta motivasi untuk menjalani keseharian dengan positif. Luar biasa ya Sahabat Boombastis.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Satu Lagi Alasan Mencintai Soekarno, Namanya Ternyata Pernah Begitu Bergema di Seantero Afrika

Mengintip Canggihnya Peralatan Tim BNPB untuk Mengatasi Bencana di Indonesia