in

Biayai Yatim hingga Beri Makan Anak Jalanan, Kisah Para Kakek Ini Bikin Haru Netizen

Memiliki sikap peduli terhadap kesusahan orang lain tentu tidak dipunyai oleh semua orang. Terlebih jika hidupnya sendiri tergolong pas-pasan dari segi ekonomi. Namun, apa yang dilakukan oleh seorang kakek bernama Akong Aseng ini sungguh luar biasa. Di usianya yang sudah 78 tahun, ia tetap gigih mencari nafkah dengan berjualan telur asin dan bakpia.

Sebagian dari hasilnya berjualan ia gunakan untuk membiayai 7 anak yatim piatu. Hal ini dikisahkan oleh akun Twitter @hayitstika yang mengunggahnya pada Rabu, (11/12/2020). Kisah serupa tak hanya dilakukan oleh kakek Akong Aseng di atas, mereka yang telah sepuh di bawah ini juga menunjukkan kepeduliannya meski hidup pas-pasan.

Mbah Gayeng yang rajin memberi makan anak jalanan

Apa yang dilakukan oleh Mbah Gayeng mungkin akan membuat kita merasa malu tapi sekaligus bangga. Sosok sepuh tersebut rutin memberi makan anak jalanan meski dirinya sendiri hidup dalam keterbatasan baik fisik maupun materiel. Sehari-harinya, Mbah Gayeng berjualan balon di sekitaran pasar dan lapangan Kotagede, Yogyakarta.

Mbah Gayeng saat berjualan dan memberi makan pada anak jalanan [sumber gambar]
Sehari-hari pendapatan Mbah Gayeng kurang lebih sebesar Rp20.000, di mana setengah dari penghasilannya itu disisihkan untuk dibelikan 2 nasi bungkus bagi anak-anak jalanan yang ia temui. Semua kegiatan tersebut ia jalani dalam kesehariannya dengan ikhlas.

Kakek Surono Mampu sekolahkan 75 anak yatim piatu

Usia senja dan keterbatasan fisik yang dialami oleh kakek Surono tak membuat dirinya menyerah pada kehidupan. setiap hari, ia menjalani pekerjaannya sebagai pemecah batu di daerah Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Profesinya itu tak hanya sebagai penopang hidup sehari-hari, tapi juga digunakan untuk menyekolahkan 75 anak yatim piatu dan duafa.

Kakek Surono saat memecah batu [sumber gambar]

Hal tersebut dijalani oleh kakek Surono dengan ikhlas. Terlebih sejak tahun 2005 silam, ia rutin memberikan bantuan untuk pendidikan bagi anak yatim yang kurang mampu meski hasilnya sebagai pemecah batu tidak menentu. Hal tersebut dilakukannya semata-mata ingin menyiapkan bekal di akhirat nanti.

Hasil berjualan telur asin dan bakpia disisihkan Kong Aseng untuk 7 anak yatim

Sosok Koh Aseng sempat viral setelah kisahnya diunggah oleh akun Twitter @hayitstika pada Rabu, (11/11/2020). Dalam utas yang dibuat oleh dirinya, ia mengisahkan sosok Koh Aseng sebagai pedagang telur asin dan bakpia keliling di wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kakek berusia 80 tahun itu tak memiliki anak dan hidup sendiri karena sang istri telah meninggal dunia 19 tahun lalu. Meski demikian, ia tetap gigih berjualan dan menyisihkan sebagian hasilnya untuk menafkahi 7 orang anak yatim. Kisah Koh Aseng ini kemudian viral dan mendapat perhatian netizen.

Kakek penjual abu gosok yang gemar bersedekah

Kisah kakek Nur Khalik sebagai penjual abu gosok sempat viral hingga mengundang simpati dari banyak orang. Pria berusia 101 tahun itu menerima donasi mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Hebatnya, semua pemberian tersebut ia sisihkan untuk dibagikan kembali pada anak yatim.

Kakek Nur Khalik yang menjual abu gosok [sumber gambar]
Dilansir dari Kompas (16/06/2017), uang Rp5 juta yang terkumpul hendak ia bagi-bagikan kepada anak-anak yatim piatu di sekitarnya dalam amplop-amplop kecil. Kakek Nur Khalik juga bersyukur serta mengucapkan terima kasih karena masyarakat membantu dirinya mewujudkan keinginan untuk menyantuni mereka yang membutuhkan.

BACA JUGA: Ngiris Hati! Kakek Penjual Abu Gosok Ini Hanya Sahur dan Buka dengan Air Putih karena Tak Punya Uang

Kisah para kakek di atas membuktikan, bahwa rasa kepedulian kepada sesama juga bisa dilakukan meski kehidupan yang dijalani terbilang pas-pasan. Tentu saja, tak semua orang bisa melakukan hal mulia tersebut dengan tulus dan ikhlas. Terlebih dilakukan ketika kehidupannya sendiri terbilang sulit.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Opera House, Apartemen dengan Sewa Ratusan Juta yang Bernuansa Istana Firaun

5 Kebijakan Kontroversial Menteri KKP Edhy Prabowo, Salah Satunya Ekspor Benih Lobster