Peristiwa KM Pisces yang tenggelam pada Agustus 2019 silam menyisakan banyak kisah menegangkan sekaligus mengharukan. Bagaimana tidak, para korban yang berhasil menyelamatkan diri harus melalui detik-detik horor nan menegangkan. Bertahan hidup di tengah laut, mereka bahkan rela minum air kencing sendiri agar tetap membuka mata.

Jelas hal tersebut bukanlah sesuatu yang mengenakkan, dan memang tak ada pillihan lain yang bisa dilakukan. Sempat terkatung-katung di laut dengan para korban selamat lainnya, namun akhirnya terpisah. Selengkapnya, simak kisah berikut yang dituturkan oleh Endro selaku korban selamat, seperti yang dilansir dari Regional Kompas.

Makan ikan mentah dan minum air kencing untuk bertahan hidup

KM Pisces yang diketahui tenggelam setelah terbakar hebat, ternyata menyisakan kisah mendebarkan sekaligus mengharukan dari para penumpangnya. Seperti korban selamat bernama Endro, ia terpaksa meminum air seni dan makan ikan mentah untuk menahan haus maupun lapar setelah mengapung di lautan selama delapan hari.

Saya hidup ngapung di air ngumpul sama teman-teman empat hari. Buat nahan rasa haus memang saya minum air kencing saya sendiri. Kalau ada ikan loncat saya makan,” ujar Endro yang dikutip dari video unggahan CNN Indonesia. Saat itu, ia juga menuturkan ada banyak korban selamat bersama dirinya.

Berhasil diselamatkan setelah terkatung-katung selama lima hari di laut

Bertahan hidup dalam waktu yang lama dengan mengapung di lautan, jelas bukan perkara yang mudah. Endro menceritakan bahwa ada banyak orang yang sebenarnya berhasil selamat setelah KM Pisces mulai tenggelam ke dasar lautan. Namun sayang, Endro kemudian terpisah karena dirinya memutuskan untuk berpencar.

Proses penyelamatan korban tenggelamnya Kapal Motor Pieces di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan [sumber gambar]
Sempat terkatung-katung di samudera luas, Endro akhirnya berhasil diselamatkan. Dirinya ditemukan terapung di tengah laut oleh kapal nelayan KM Bunga Tanjung, tepatnya 60 nautical mil arah tenggara dari Tanjung Selatan. Alhasil, penemuan dirinya langsung ditindaklanjuti oleh Basarnas Banjarmasin dan dievakuasi ke kantor SAR setempat.

Trauma berat dan kerap ketakutan jika melihat air

Kelelahan fisik yang teramat sangat dan ditambah tak ada asupan makanan yang cukup, membuat kondisi Endro sangat lemah. Meski kondisinya terlihat stabil, pengalaman horornya terapung di lautan membuatnya ketakutan. Endro bahkan merasa trauma jika melihat air.

Kepala Pelaksana Harian Basarnas Banjarmasin Endrow, memperlihatkan peta lokasi pencarian korban KM Pieces – ANDI MUHAMMAD HASWAR [sumber gambar]

Korban trauma berat, liat air saja dia takut, tapi secara keseluruhan kondisinya stabil. Kalau kondisinya sudah membaik kami akan kabarkan,” ujar Endrow yang merupakan Kepala Pelaksana Harian, Basarnas Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang dikutip dari Regional Kompas.

BACA JUGA: Kisah Aldi Adilang, Nelayan Wori yang Hanyut dari Ternate Hingga Ditemukan di Jepang

Beruntung, Endro akhirnya berhasil diselamatkan meski harus bertahan hidup dengan cara meminum air kencingnya sendiri. Terlebih, bertahan selama lima hari di lautan lepas jelas bukan hal yang mudah untuk dilalui. Luar biasa ya Sahabat Boombastis.