Indonesia kembali berduka dengan kabar berpulangnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, pada Rabu sore, 24 Maret 2020, di Rumah Sakit TNI Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah. Bagi Jokowi, sosok wanita kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, 15 Februari 1943 ini memiliki pengaruh dan jasa yang luar biasa besar pada dirinya.

Sebelum terjun ke dunia politik, Jokowi merupakan seorang pengusaha yang menekuni bisnis di bidang mebel. Tantangan dan naik turun di dunia usaha sempat dirasakan oleh tokoh yang kini jadi Presiden RI ke-7 itu. Saat itulah, sang ibu menjadi penyemangat, sekaligus sosok yang berada di balik kesuksesan Jokowi hingga saat ini.

Menjadi inspirasi yang memotivasi Jokowi agar senantiasa bekerja keras

Kehidupan masa lalunya yang penuh perjuangan, membuat sosok ibu menjadi figur penting yang kemudian membentuk karakter Jokowi. Dibesarkan di tengah-tengah keluarga penjual bambu, dirinya melihat dengan jelas betapa gigihnya sang ibu yang turut berjualan membantu usaha sang ayah.

Sosok ibu yang menjadi inspirasi bag Jokowi [sumber gambar]
Dalam dalam biografinya, Jokowi Memimpin Kota Menyentuh Jakarta (2012), yang ditulis oleh Alberthiene Endah, Jokowi menggambarkan secara gamblang, betapa kuatnya figur sang ibu pada dirinya. “Ibu ikut turun tangan membantu bapak berjualan bambu dan dari wajahnya saya temukan semangat besar,” ucap Jokowi dalam buku biografi tersebut.

Sosok yang berada di balik kesuksesan bisnis mebel Jokowi

Dunia usaha menjadi hal utama yang digeluti oleh Jokowi muda. Pada 1988 silam, ia pun mendirikan usaha pertamanya di bidang permebelan yang diberi nama CV Rakabu. Bisnis yang ditekuninya itu berjalan lancar. Hingga pada suatu ketika, Jokowi mengalami kebangkrutan karena tertipu pelanggannya.

Foto Jokowi saat menjadi pengusaha mebel [sumber gambar]
Pada momen inilah, sang ibu datang untuk membantu sang buah hati. Berbekal pinjaman modal sebesar Rp 30 juta, Jokowi kembali merajut bisnis mebelnya pada tahun 1990. Dengan semangat baru dan restu dari sang ibu, bisnis tersebut akhirnya bisa berkembang dan kini telah dilanjutkan oleh anak-anaknya.

Menjadi penguat hati saat dilanda kesusahan dan kesedihan

Kehidupan memang tak selalu berjalan mulus. Dalam beberapa kesempatan Jokowi juga merasakan betapa susahnya berada dalam keadaan yang terpuruk. Saat itu, bisnis mebel yang tengah dijalankannya dalam keadaan bangkrut. Saat itulah, sang ibu datang untuk menguatkan hatinya.

Menguatkan Jokowi saat berada dalam kondisi terpuruk [sumber gambar]
Kisah ini diceritakan oleh Presiden Jokowi lewat unggahan video Instagram saat perayaan hari ibu tahun 2018 lalu. “Ketika usaha saya bangkrut juga ibu yang menguatkan dengan senyum yang sangat ikhlas. Seakan mengatakan untuk terus, terus berikhtiar, terus tetap berikhtiar,” ucapnya.

Restu sang ibu di balik keputusan Jokowi saat terjun ke dunia politik

Saat memutuskan untuk terjun ke dunia politik, Jokowi juga melibatkan sang ibu dengan cara memohon doa dan restu agar dimudahkan ke depannya. Baik pada ajang Pilgub DKI 2012, jelang pertarungan putaran kedua hingga pilpres 2014. Keseluruhan acara politik itu berhasil dilalui oleh Jokowi.

Momen saat Jokowi sungkem meminta doa restu pada sang ibu [sumber gambar]
Saat dihadapkan pada pilpres 2019 lalu, kebiasaan tersebut tak berubah. Jokowi senantiasa meminta doa restu dari sang ibu. Terbukti, ajang pemilihan presiden dan wakil presiden itu dimenangkan olehnya. Jokowi pun menjadi kepala negara selama dua periode dengan masa bakti 2019-2024.

BACA JUGA: 5 Hal Positif yang Bisa Diambil dari Kesuksesan Jokowi dari Bisnis Hingga Politik

Peran sang ibu dalam kehidupan Presiden Joko Widodo sangatlah besar. Merintis karir dari nol hingga kini menggapai kesuksesan di dunia bisnis hingga politik, kini dirasakan oleh Jokowi. Bahkan, dirinya kerap meminta restu saat dihadapkan kepada sesuatu yang sangat penting. Selamat jalan ibu Sudjiatmi Notomihardjo.