Merintis karir dari bawah hingga menapaki tangga kesuksesan, merupakan sebuah kebangga tersendri bagi mereka yang melakukannya. Meski berdarah-darah di awal, hasil manis pasti akan diraih pada akhirnya. Namun, kesuksesan hanya datang pada mereka yang benar-benar berusaha dengan gigih. Seperti kisah pedangdut Siti Badriah.
Perempuan kelahiran 11 November 1991 itu, paham betul dengan apa yang dirasakannya saat awal-awal merintis karir sebagai penyanyi dangdut. Saat itu, Siti Badriah yang akrab disapa Sibad kerap manggung keluar masuk kampung bersama orkes musik keliling. Ia menjalani hal tersebut selama 12 tahun bersama dengan ayah dan kakak-kakaknya.
“Bahkan saya sudah keliling dan nyanyi bareng dengan sejumlah penyanyi ternama.” tambahnya.
Suaranya khasnya yang ditunjang dengan paras aduhai, membuat nama Sibad mulai dikenal. Sayangnya, di tengah-tengah merintis karir sebagai penyanyi, sebuah cobaan pahit datang menghampiri dirinya. Saat itu, datang sesorang yang menjanjikannya untuk rekaman.
Akibatnya pun fatal. Sibad dan keluarganya pun mengalami guncangan ekonomi yang begitu hebat hingga sang ayah jatuh sakit. Seluruh kerabat dan dirinya pun sampai harus makan dengan nasi dan garam untuk mengganjal perut.
“Ya udah abis semua, sempat makan nasi sama garam doang. Terus bapak juga kena stroke kecil” kisahnya.
Tuhan memang Maha Adil pada Sibad. Setelah terkena kasus penipuan, ia akhirnya bertemu dengan seorang produser sekaligus pencipta lagu yang bernama Endang Raes. Suara Siti yang kental dengan genre musik dangdut house membuatnya tertarik untuk membuatkannya sebuah lagu. Berbekal single “Melanggar Hukum”, titik terang mulai menghampiri Sibad.
Terbukti, pengalaman pahit Siti Badriah di masa lalu, menjadi cambuk bagi dirinya untuk bangkit kembali. Cukuplah masa lalu menjadi pelajaran berharga. Sebagai bekal untuk membentuk masa depan yang lebih sukses dari sebelumnya.