in

Perjuangan H Ruhimat, Bupati Subang yang Dulu Sempat Jadi Pedagang Koran dan Kuli Panggul

Perjalanan hidup manusia, memang menjadi salah satu rahasia ilahi yang tak diketahui secara pasti oleh makhluk ciptaan-Nya. Sama seperti figur H. Ruhimat, S.Pd., M.Si. yang saat ini menjabat sebagai Bupati Subang, perjuangannya hingga sukses menjadi salah satu pejabat publik juga dilaluinya dengan penuh usaha dan kerja keras. Bukan datang dari latar belakang keluarga yang kaya raya, Ruhimat harus melalui masa kecilnya dengan penuh keprihatinan.

Dikutip dari pikiran-rakyat.com, lelaki tersebut sudah menjadi yatim saat sejak duduk di bangku kelas 2 SMP. Untuk mencari nafkah sehari-hari, hanya sang ibu yang menjadi tulang punggung keluarga tersebut. Bahkan saat dirinya masih SD, ia sempat ikut dengan sang ibu ke Bekasi sebagai tukang cuci. Pada momen ini pula, ia Ruhimat kecil memilih untuk berjualan koran di pasar dan angkutan umum.

Sempat hidup prihatin di masa kecilnya [sumber gambar]
Beranjak SMA, barulah Ruhimat membantu ibunya saat dirinya pulang sekolah. Apa saja dilakoni oleh dirinya asal memberikan hasil yang halal. Dikutip dari tintahijau.com, Ruhimat dewasa yang sering nongkrong di Pasar Cibitung itu akhirnya banting setir, meninggalkan jualan korannya dan memilih profesi sebagai kuli panggul. “Waktu itu siapa yang tidak kenal saya? karena saya jadi kuli panggul. Alhamdulillah mungkin rezekinya di situ, meskipun tidak seberapa tapi cukuplah untuk makan dan halal,” kata Ruhimat.

Kendala berupa keterbatasan ekonomi yang dialami oleh dirinya, tak membuat Ruhimat lupa akan kebutuhan pendidikan. Selain mencari nafkah untuk membantu sang ibu dan adik-adiknya, sebagian dari hasil keringatnya itu ia sisihkan untuk membiayai kebutuhan pendidikannya. Baru saat Ruhimat memasuki masa kuliah, ia menggeluti usaha secara serius hingga akhirnya sekarang ia bisa menjadi pengusaha sukses.

Sukses sebagai pengusaha dan tak lupa membantu warga yang membutuhkan [sumber gambar]
Diketahui, H Ruhimat merupakan pemilik usaha kuliner Warung Sate Ciawitali dan menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Gumelar Nyomot Lesatari. Tak hanya itu, pria kelahiran Subang, 18 Maret 1965 itu juga memiliki perkebunan kelapa sawit di Serangpanjang Kabupaten Subang dengan luas mencapai 145 hektare. Untuk pengelolaannya, mempekerjakan hampir 40 orang dari 22 kepala keluarga.

Sukses sebagai seorang pengusaha, tak membuat Ruhimat lupa akan lingkungan sekitarnya. Didorong atas pengalamannya hidup susah di masa lalu, ia kerap membantu masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya adalah menyelesaikan pengerjaan jalan yang menghubungkan tiga desa, perbaikan jembatan, renovasi sumber air untuk dialirkan pada masyarakat, dan pelebaran jalan pada pada warga di Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang.

Terjun ke dunia politik hingga sukses terpilih sebagai Bupati Subang [sumber gambar]
BACA JUGA: Belajar Meneladani Sukses Mantan Kuli Bangunan yang Kini Jadi Pejabat Tinggi Negara

Tak hanya sebagai pengusaha, H Ruhimat yang juga berkecimpung di dunia politik, berhasil memenangkan Pilbup Subang 2018. Bersama dengan Agus Masykur, Keduanya dilantik menjadi Bupati dan Wakil bupati Subang periode 2018 – 2023 pada 19 Desember 2018 silam. Pengalaman hidup susah di masa kecil hingga remaja, menjadi pelecut semangat bagi dirinya hingga sukses menapaki karir sebagai tokoh politik yang dihormati masyarakat.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Mengenal Pelayat Bayaran, Semakin Keras Tangisan Maka Akan Semakin Besar Uang yang Diterima

Serupa Tapi Tak Sama, 4 Jenis Game di MPL Ini Punya Kembaran Loh