in

Demi Kemajuan Kotanya, Tri Rismaharini Rela Lakukan 5 Hal Ini

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini memang tak pernah tinggal diam kalau ada hal tidak beres terjadi di wilayahnya. Contohnya seperti kemarin, wanita sederhana ini menyambangi sekelompok bocah ingusan di Satpol PP. Anak-anak tersebut ditangkap oleh Satpol PP lantaran ketahuan menghirup lem. Waduh..

Sontak, orang yang akrab disapa Bu Risma ini mendadak emosi ketika menemui mereka. Saking gemasnya, ia menyuruh kelima anak yang masih duduk di bangku SMP tersebut untuk menghirup lem di depannya. Bukan apa-apa, beliau cuma ingin anak-anak tersebut kapok dan tidak mengulangi tindakan bodoh ini. Kasihan orangtua udah susah-susah menyekolahkan, tapi sang anak berbuat di luar batas macam ini. Begitulah tegasnya Bu Risma untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi. Tapi, kejadian ini baru satu dari sekian masalah yang sudah beliau selesaikan. Contoh kasus lainnya seperti di bawah ini.

Memarahi Tim Teknologi Informasi yang dianggap tak becus membuat sistem

Bu Risma merasa geram ketika ia sedang mengunjungi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surabaya. Ia melihat ada pemandangan tak mengenakkan yaitu antrean panjang warga yang minta dilayani untuk pengurusan E-KTP. Tak mau tinggal diam, wanita ini langsung saja memeriksa pelayanan pengurusan dan juga komputer pembuatan E-KTP. Apa yang dilihatnya ternyata tidak sesuai ekspektasi dan akhirnya dirinya langsung memanggil atasan dari Tim Teknologi Informasi (TI).

https://www.youtube.com/watch?v=7D_e7ofKfnw

Tidak ingin basa-basi, semua Tim TI yang hadir di sana dimarahi habis-habisan oleh Bu Risma. Beliau menganggap kalau sistem yang dibuat terlalu bertele-tele sehingga membuat warga harus bolak balik ke kantor untuk mengurusnya. Sampai-sampai, ia berkata kepada Tim TI jika aplikasi yang dibuat sangatlah goblok alias bodoh. Sontak semua Tim TI hanya diam seribu bahasa dan mengangguk lemah mendengar perkataan tersebut. Mungkin yang ada di pikiran Tim TI, “rombak lagi, rombak lagi. ngoding satu baris aja rasanya udah mau mimisan.”

Ikut bersihkan sampah di selokan

Sudah bukan rahasia, kalau jalanan di Surabaya rawan tergenang air ketika hujan. Maka dari itu, walikota yang pernah dinobatkan menjadi pimpinan daerah terbaik nomor tiga di dunia tersebut memantau jalanan yang rawan tergenang air. Sesampainya di sekitar RSU dr Soetomo, beliau langsung mendatangi anak buahnya yang sedang bekerja mengambil sampah-sampah di selokan.

Bu Risma bersihkan sampah [Sumber Gambar]
Ingin pekerjaan anak buahnya cepat selesai, Bu Risma pun juga ikut turun tangan mengambil sampah-sampah yang ada. Dengan setelan jas hujan dan sepatu boots yang semuanya berwarna pink, beliau semangat memunguti sampah-sampah itu. Ya meskipun hujan deras sedang melanda Kota Pahlawan saat itu, tapi tak membuatnya berpangku tangan. Malah, dirinya semakin semangat supaya kota tercintanya bersih dan tidak tergenang air lagi ketika hujan. Wah, salut deh dengan Pemimpin Surabaya satu ini.

Bu Risma ngamuk karena Taman Bungkul rusak

Tri Rismaharini kembali menguraikan amarahnya ketika ada acara pembagian es krim gratis bagi warga Surabaya. Bukan karena tak kebagian makanan manis tersebut, Bu Risma marah besar lantaran Taman Bungkul yang dijadikan tempat dari acara itu rusak parah. Dilansir dari laman liputan6.com, beliau langsung mendatangi panitia acara.

Taman Bungkul rusak [Sumber Gambar]

Dengan emosi yang berapi-api beliau mengatakan hal ini kepada panitia. “Kalian tidak punya izin ngadain ini, lihat semuanya rusak! Kami bangun ini nggak sebentar, biayanya juga nggak sedikit. Kalian seenaknya merusak. Saya akan tuntut kalian!”. Bu Risma sangat kecewa karena taman yang pernah mendapatkan penghargaan dari PBB tersebut rusak parah. Padahal taman tersebut dibuat bersama-sama dengan warga Surabaya dalam waktu yang cukup lama dan biaya tak sedikit. Namun, pihak dari Walls Ice Cream sudah meminta maaf dan telah megganti rugi atas semua kerusakan.

Bu Risma mengatur lalu lintas secara langsung

Selain Jakarta, Surabaya juga terkenal dengan lalu lintasnya yang padat, sehingga bisa dibilang jalan raya di Kota Pahlawan tersebut cukup ruwet. Melihat kondisi lalu lintas yang carut marut, Bu Risma rela turun ke jalan secara langsung demi melancarkan lalu lintas.

Dengan sigapnya, ia mengatur sana sini tanpa peduli cuaca yang sedang panas terik. Bahkan, Bu Risma pun juga membantu menyeberangkan pejalan kaki tanpa pandang bulu. Hal inipun mendapat perhatian dari banyak netizen, sehingga video Tri Rismaharini sedang mengatur lalu lintas ini menjadi viral di media sosial.

Menciduk PNS yang bersenda gurau ketika dirinya sedang berpidato

Bu Tri Rismaharini sempat kecewa dengan kinerja dari PNS di Pemkot Surabaya. Oleh karena itu, beliau memberikan petuah sekaligus meluapkan emosi pada saat memberikan pidato di apel pagi. Terlihat sekali kalau beliau memang benar-benar kecewa pada semua PNS yang ada di sana.

Namun apa yang terjadi selanjutnya? Bukannya beliau lega dengan apa yang telah diluapkannya, melainkan semakin jengkel. Ya, Bu Risma melihat ada salah satu PNS yang bersenda gurau ketika dirinya sedang berpidato. Alhasil, ia langsung menghampiri PNS tersebut dan menciduknya untuk kemudian dibawa ke depan. Tak tahu apa yang terjadi selanjutnya, video hanya berakhir pada saat Bu Risma membawa anggota PNS tersebut ke depan.

BACA JUGA : Inilah 5 Potret Pengorbanan Risma, Walikota Hebat yang Bikin Warga Surabaya Sujud Syukur

Ketegasan dari Bu Risma memang cukup menakutkan bagi semua orang. Ya lihat saja kalau beliau sudah marah, semua orang yang ada di sekitarnya langsung diam seribu bahasa. Tapi ini membuktikan kalau beliau merupakan pimpinan yang patut ditiru. Bukan hanya marah-marah tidak jelas, namun Bu Risma sanggup membuktikan omongannya dengan sejumlah tindakan.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Melihat Kehidupan Para ‘Penyihir’ di Papua Nugini yang Dianggap Sebagai Sumber Penyakit

Dimasukkan Lemari Hingga Disemen, 4 Kasus Ini Menandakan Indonesia Darurat Pembunuhan