Pandemi Covid-19 memberikan imbas yang sangat dahsyat pada perekonomian. Salah satunya adalah lesunya perdagangan kecil dan menengah oleh penjual online. Tak dipungkiri, banyak yang terpaksa banting setir dan membutuhkan modal untuk mengubah arah jualan mereka.

Pada pertengahan April 2020 lalu misalnya, banyak penjual seketika merambah penjualan alkes, masker, hand sanitizer hingga vitamin untuk memenuhi keinginan pasar. Tapi tentu saja, semua ini butuh modal yang tidak sedikit, karena jualan pokok mereka belum tentu sudah balik cuan.

Penjual online berkesempatan dapat modal kerja di sini

Tahu Lazada kan? Platform eCommerce ini ternyata sedang bermitra dengan sebuah perusahaan rintisan di bidang teknologi finansial yang berfokus pada UMKM bernama Alumak. Startup Fintech Alumak sendiri telah resmi tercatat sebagai penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD) dari OJK.

Dapatkan modal dari Alumak via Lazada [Sumber Gambar]
Misi mereka adalah memberi penjual online akses cepat mendapatkan modal kerja selama pandemi Covid-19 ini. Program ini terbuka untuk penjual online yang telah beroperasi minimum 6 bulan di Lazada. Untuk batas akhir program ini sendiri belum ditentukan, sebab mereka ingin memberikan peluang bagi penjual online dan pengecer konvensional yang baru beralih berjualan online. Fasilitas kredit modal kerja instan ini bertujuan agar bisnis mampu berjalan seperti biasa dalam kondisi “normal baru” apalagi dalam mengisi momen Ramadan ini.

Proses cepat, mudah dan praktis

Memenuhi janjinya, dalam kemitraan  antara Lazada dan  Alumak ini, mereka menawarkan pada mitra kreditnya yaitu pinjaman modal kerja hingga 75 Juta Rupiah dalam waktu 3 jam setelah formulir pengajuan dilengkapi. Proses ini jauh lebih cepat dibanding penyedia lain yang bisa makan waktu 1 sampai 2 mingguan.

Ilustrasi pinjaman online [Sumber Gambar]
Penjual di Lazada dapat menyelesaikan pendaftaran dalam 10 menit sepenuhnya online. Setelah disetujui, kita bisa menarik modal tersebut. Jadi tidak harus mengambil modal dalam jumlah penuh senilai 75 juta. Nantinya, Alumak hanya akan membebani dana yang ditarik oleh peminjam saja.

Mendukung pertumbuhan ekonomi di masa pandemi

Ilustrasi jualan online [Sumber Gambar]
Lazada memahami bahwa kondisi pandemi sangat berpengaruh dengan situasi penjualan para seller. Oleh karena itu, program ini jadi bentuk dukungan mereka agar para pegiat jual beli online ini bisa tetap tumbuh dan bernafas sehingga secara tidak langsung, ikut memperkuat perekonomian lokal.

Hal ini bisa jadi kabar baik buat kalian yang berkecimpung di bisnis jual beli online. Apalagi kalau sudah akrab dengan platform eCommerce Lazada. Catat dan buat perencanaan bisnis online-mu dari sekarang, dan coba program pinjaman modal ini. Selain memperkuat kelangsungan pemasukan pribadi, juga bisa menjaga kelangsungan bisnis untuk masa depan nanti.