kerajaan Gapi atau Ternate [image source]
Kalau mau terus ditelusuri dengan detail, Indonesia tidak hanya memiliki Majapahit, Sriwijaya, atau Samudra Pasai saja. Jauh lebih banyak dari itu, Indonesia memiliki kerajaan-kerajaan lain seperti Perlak, Medang, hingga kerajaan Gapi yang lebih banyak dikenal sebagai Kesultanan Ternate yang terletak di Kepulauan Maluku.
Pada artikel ini, kita akan membahas banyak hal terkait kerajaan Gapi mulai dari asal-usulnya, wilayah kekuasaan, perdagangan, hingga pengaruhnya dalam penyebaran Islam di Indonesia bagian timur. Pada artikel ini, kita juga akan mencoba menguak sejarah-sejarah dari masa lalu yang kadang tidak diketahui oleh masyarakat secara umum. Baiklah, tanpa basa-basi lagi, mari kita bahas kerajaan Gapi secara menyeluruh.
Berdirinya kerajaan Gapi di Pulau Ternate terjadi setelah kawasan ini mulai ramai dikunjungi oleh padagang dan ditekan oleh perompak. Untuk melindungi semua aset yang ada, penduduk yang heterogen di sini melakukan musyawarah untuk membentuk sebuah organisasi yang kuat agar masalah perdagangan hingga pengerusuh seperti perompak bisa diatasi dengan mudah.
Meski hanya kerajaan kecil, bahkan tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Majapahit. Namun, pengaruh kesultanan ini cukup lebar. Kawasan Indonesia Timur menjadi wilayah kekuasaan dari Kerajaan Gapi mulai dari sebagian Sulawesi, wilayah Nusa Tenggara, dan hampir semua wilayah di kawasan Kepulauan Maluku.
Yang menyebabkan kerajaan Gapi menjadi kian maju dan akhirnya berkembang dan memiliki sistem kerajaan yang baik adalah perdagangannya. Sejak memulai jadi kerajaan di abad ke-13, kerajaan ini terus menggenjot komoditas dagangannya dengan saudagar-saudagar dari kerajaan lain dan negeri lain.
Ada sebab ada akibat, adanya rempah-rempah yang sangat melimpah di kawasan ini membuat Portugal datang dengan segenap pasukannya. Kawasan negeri ini akhirnya mulai ditekan untuk mau menyerahkan atau menjual paksa rempah secara eksklusif kepada pihak Portugal yang ingin mengeruk keuntungan.
Menjauhi abad ke-16 kawasan kerajaan Gapi mulai mengalami kemunduran yang cukup signifikan. Masuknya Belanda ke negeri itu membuat pertahanan jadi semakin berkurang. Belanda mulai menguasai banyak sekali sektor. Raja yang berkuasa di sini juga berada di bawah tekanan Belanda hingga pada awal abad ke-20 Sultan Haji Muhammad Usman Syah mulai melakukan pemberontakan. Sayangnya, dia berhasil diringkus Belanda dan dibuang ke Bandung.
Inilah beberapa hal terkait kerajaan Gapi yang merupakan kerajaan Islam kecil namun pengaruhnya besar di Indonesia bagian timur. Semoga bisa memberi pengetahuan yang menarik untuk kita semua.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…