in

Fakta Cooper Hefner, Pangeran Baru Playboy yang Siap Bikin Iri Para Lelaki Sejagat Raya

Pendiri majalah esek-esek dunia Hugh Hefner tutup usia pada beberapa hari lalu. Beritanya lumayan mengejutkan publik. Pasalnya, karya yang ia berikan sering menjadi kontroversi bagi khalayak. Tak jarang Hugh Hefner disebut sebagai pria paling beruntung di dunia karena bisa berkecimpung langsung bersama para gadis cantik nan sexy. Hugh meninggal dunia karena usia. Ia meninggalkan para istri serta keempat anaknya pada usianya yang ke-91 tahun. Publik lalu bertanya-tanya, pada siapakah Playboy akan diturunkan?

Sebenarnya, pada tahun 2012, Hugh sudah membuat woro-woro bahwasanya Playboy akan diteruskan oleh anak lelaki termudanya, Cooper Hefner. Sebelum ayahnya meninggal dunia, Cooper juga sudah berkecimpung di dalam majalah Playboy dengan menjabat sebagai Chief Creative Officer. Tak ayal jika ayahnya mempercayakan perusahaan kebanggaannya pada Cooper. Fakta-fakta menarik lainnya akan dikupas pada ulasan berikut ini.

Menjadi CEO di Usianya yang Belum Mencapai 30

Cooper Hefner merupakan buah hati Hugh dan istri keduanya, Kimberley Conrad. Ia merupakan putra kedua dari pernikahan tersebut, putra pertama sekaligus kakak Cooper adalah Marston Hefner. Sang Maestro Hugh Hefner memang merupakan pebisnis jempolan, sebelum ia tidak sanggup lagi untuk menjalankan bisnisnya, ia sudah menyusun strategi-strategi agar karyanya akan terus berjaya. Salah satunya memikirkan siapa yang akan jadi penerus bisnisnya.

Hugh dan Keluarga [image source]
Pada tahun 2012, Hugh mengumumkan pada media bahwa anak bungsunya yang akan didapuk sebagai penggantinya di Playboy. Kala itu, Cooper yang masih mengenyam pendidikannya di Chapman University dipaksa harus bisa membagi waktu antara sekolah dan mengurus bisnis. Namun tampaknya, Cooper tidak kesusahan. Hal tersebut dibuktikannya sekarang, bahkan di usianya yang baru memasuki 26, lelaki beruntung ini sudah memegang dua perusahaan, yakni Playboy, perusahaan milik ayahnya dan HOP media, perusahaan miliknya sendiri.

Berpendapat Playboy Merupakan Sebuah Bagian dari Budaya Media

Meski majalah dewasa Playboy banyak menuai kontra, hingga sekarang perusahaan tersebut masih tetap berjalan. Prinsip dari Hugh mendirikan perusahaan ini adalah mengenai kebebasan. Hal tersebut juga dikatakan oleh Cooper, dilansir dari kompas.com ia berkata bahwa “ayahku merupakan orang di belakang banyak gerakan sosial dan kultural yang menyuarakan kebebasan berpendapat, hak asasi manusia, dan seks.”

Cooper dan ayahnya [image source]

Mendapat amanah dari sang ayah, Cooper mengaku optimis dalam menjalankan masa depan Playboy. Tidak salah memang pilihan Hugh dan caranya memetakan pergantian dirinya. Cooper digembleng dulu dari 6 tahun yang lalu sehingga pada saatnya nanti, ia tidak kaget. Ia pun sudah memiliki rencana-rencana yang  matang untuk melanjutkan bisnis ayahnya. “Setiap film hebat punya sekuel, hal yang sama juga bisa terjadi pada sebuah brand hebat,” tutupnya mantap pada sebuah interview. Salut, Cooper!

Akankah Menjalani Hidup Seperti Sang Ayah?

Mewarisi kekayaan sang bos Playboy membuat publik bertanya-tanya, akankah Cooper lebih liar daripada Hugh Hefner. Meski harta warisan yang diberikan ayahnya senilai 40 juta poundsterling atau sekitar Rp 640 miliar, Cooper agaknya sedikit membatasi pergaulannya. Semasa kecilnya, ketika Hugh baru saja bercerai dari Kimberley Conrad, pesta diadakan di rumah terpisah. Para sekuriti ditugaskan untuk menjaga Cooper dan sang kakak agar tidak kabur dari rumah dan bergabung dalam pesta.

Kehidupan Cooper Hefner [image source]
Dari situ ia tahu bahwa pesta-pesta tersebut kurang sehat. Dengan kekayaannya sekarang ia memang masih berkeliling dunia dengan jet pribadi Playboy, senang berpesta pula, dan berteman dengan banyak selebriti. Namun, ia tahu mana yang harus dibatasi, sesuai dengan pesan ayahnya.

Meski Dikelilingi Banyak Wanita, Pelabuhan Terakhirnya Merupakan Seorang Penyihir

Cooper rupanya seorang yang anti-mainstream. Dikelilingi dan disuguhi wanita-wanita seksi berdandan ala kelinci, ia malah memilih tambatan hati seorang penyihir, yang biasa dianalogikan licik dan jahat. Scarlett Bryne, seorang model sekaligus aktris yang tidak kalah seksi dari para pragawati Playboy ini adalah pelabuhan terakhirnya.

Cooper dan Scarlett [image source]
Jika kalian merupakan Potterhead atau penggemar berat karya besar J. K. Rowling, Harry Potter, pasti tidak asing lagi dengan sosok pujaan hati Cooper. Memang benar perannya di dunia sihir tersebut menjadi penyihir rese, namun kepribadian aslinya berhasil membuat Cooper klepek-klepek. Ya, Scarlett merupakan pemeran Pansy Parkinson, teman dari Draco Malfoy di asrama Slytherin. Pernah juga di akun twitter pribadinya (@cooperhefner), Cooper mengunggah video tentang dirinya sedang adu sihir di Hogwarts. Apakah pernikahan Cooper nanti bakal bertema Hogwarts? Hmm bisa jadi.

Memiliki hidup serba mewah memang tidak menjadikan Cooper Hefner liar seperti perkiraan publik. Melihat bagaimana ia telah melabuhkan hati pada satu orang wanita, sudah merupakan indikasi bahwa perusahaan Playboy akan tetap terjaga atas loyalitas Cooper.

Written by Harsadakara

English Literature Graduate. A part time writer and full time cancerian dreamer who love to read. Joining Boombastis.com in August 2017. I cook words of socio-culture, people, and entertainment world for making a delicious writing, not only serving but worth reading. Mind to share your thoughts with a cup of asian dolce latte?

Leave a Reply

Sepak Terjang Sosok Penting yang Membuat Daur Ulang “Pengabdi Setan” Lebih Menegangkan daripada Anabelle Creation

5 Kuliner Pedas di Yogyakarta Ini Bakal Membuatmu Rela Antri Berjam-Jam untuk Menikmatinya