in

Inilah 5 Fakta Kematian Tragis Gadis Bali di Amerika, Jenazahnya Tak Bisa Dipulangkan!

Akhir-akhir ini sosial media facebook dan instagram dibuat gempar oleh kabar dari seorang wanita cantik. Bukan karena video syurnya, bukan pula disebabkan oleh prestasinya, namun kondisi mirisnya yang tengah mengkhawatirkan sebagian besar masyarakat di negeri ini. Gadis tersebut berasal dari Bali, dengan nama lengkap Ni Kadek Ayu Ratih Sinta.

Kecelakaan tragis terjadi beberapa hari lalu, yang menyebabkan kondisi terparah menimpa dirinya, yaitu kematian. Ni Kadek Ayu Ratih Sinta tewas dalam kejadian tersebut, namun hingga saat ini jenazahnya tak bisa dipulangkan karena tertahan di Amerika. Boombastis.com akan merangkum fakta-faktanya dalam ulasan berikut.

Menempuh pendidikan D3 Pariwisata, namun status mahasiswanya sudah dicabut

Ni Kadek Ayu Ratih Sinta atau lebih akrab disapa Ratih Sinta merupakan seorang gadis asal Buleleng, Bali. Dilansir dari jawapos.com, Sinta bisa berada di Amerika karena sedang dalam rangkaian magang melalui program International Training Networks (ITN) oleh kampusnya, yaitu Sekolah Tinggi Perhotelan Bali (STPBI).

Ratih Sinta – mahasiswa [image source]
Namun, selesai melewati satu tahun masa magangnya, ia tetap kekeuh untuk tinggal dan bekerja, sehingga bisa dikatakan keberadaan gadis 21 tahun tersebut di Miami, Amerika Serikat ilegal. Pihak STPBI pun menyatakan hal yang sama, jika seorang mahasiswanya memilih untuk tinggal di Amerika setelah masa magang selesai, berarti ia sudah bukan lagi tanggung jawab dari kampus alias drop out.

Hanya menjadi penumpang, tapi mendapat luka paling parah

Pada tanggal 16 Januari 2018, jam 11:35 waktu Amerika Serikat, sebuah media lokal, theadvocate.com, memberitakan sebuah kecelakaan yang terjadi di Interstate 310, Jembatan Hale Boggs. Kecelakaan tersebut melibatkan 3 mobil, yang salah satunya dikemudikan oleh Eryawan Bagus. Nahasnya, dalam mobil Nissan Altima yang dikendarai Bagus, Sinta berada di sana sebagai seorang penumpang.

Kecelakaan di Miami [image source]

Kecelakaan tragis itu menyebabkan Bagus dan dua pengendara mobil lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat karena luka mereka tidak terlalu parah. Namun, berbeda dengan Sinta yang mengalami luka berat, ia dilarikan ke University Medical Center. Setelah satu hari dirawat di rumah sakit, ia pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Ogah pulang ke Indonesia untuk membahagiakan orang tua

Setiap manusia yang terlahir sebagai anak, rasanya ingin membalas budi kepada orang tua atas jasanya yang tak ternilai, begitu pun Sinta. Merasa mendapat banyak uang ketika magang membuatnya dirinya ingin bekerja lebih gigih agar bisa membantu keluarganya di kampung halaman.

Sinta and Fam [image source]
Dilansir dari tribun-bali.com, I Made Sudjana selaku Ketua STPBI menyatakan bahwa selama magang di hotel bintang 5, mahasiswanya berkesempatan mendapatkan upah 10 hingga 15 dollar atau setara dengan Rp. 130.000 per jamnya. Kemungkinan besar, Sinta tergiur dengan pengalaman magangnya yang dirasa bisa membahagiakan orang tuanya, sehingga ia memutuskan untuk tidak pulang ke Indonesia terlebih dahulu.

Baru terkumpul Rp. 143 juta, dari Rp. 325 juta untuk membawa Sinta pulang

Berbekal visa yang sudah habis masa berlakunya, serta keberadaan ilegal Sinta di Amerika Serikat membuat dirinya mendapat masalah terkait kepulangannya. Dilansir dari jawapos.com, STPBI juga menyatakan sudah tak bertanggung jawab lagi terhadap Sinta dan menyatakan seharusnya tanggung jawab tersebut dipegang oleh pihak ITN. “Almarhum tidak bisa dihubungi ketika sudah waktunya pulang ke Indonesia, keluarga pun juga seperti menutupi keberadaannya,” ungkap I GM Ricko Hendrajana selaku personal manager di PT. Bali Duta Mandiri.

Ayu Ratih Sinta’s Tragedy [image source]
Hal tersebut membuat pihak keluarga harus mengeluarkan dana sebesar Rp. 325 juta untuk memulangkan Sinta dari Amerika ke Bali. Berdasarkan inisiatif dari rekan-rekan Sinta di Amerika dan Indonesia, mereka pun menggalang dana demi membantu teman tercintanya tersebut. Melalui situs gofundme.com, donasi untuk membawa Sinta pulang masih terkumpul sekitar Rp. 143 juta dari total Rp. 325 juta.

Keluarga Sinta di Bali syok lalu bungkam

Melihat kejadian yang serba mendadak ini, tak mungkin ada satupun keluarga yang tidak syok ketika mengalaminya. Bahkan, dilansir dari Bali Express, ayah Sinta memilih untuk mengurung diri ketika mendengar kabar mengejutkan ini. Sehingga, para wartawan yang meliput diladeni oleh sang paman, I Made Artana.

Amor ring acintya [image source]
Selain itu, kakak serta nenek Sinta yang tak ingin disebutkan namanya juga mengungkapkan rasa terima kasihnya dan mohon maaf keluarga tidak dapat berkomentar banyak karena masih dalam keadaan syok. Mereka pun mengungkapkan tak banyak ikut mengurus kepulangan Sinta karena sudah diserahkan pada pihak dari Amerika Serikat.

Hingga saat ini, kondisi jenazah Ni Kadek Ayu Ratih Sinta masih terombang-ambing statusnya. Maka dari itu, jika sahabat boom alias saboom sekalian ingin membantu keluarga untuk memulangkan Sinta bisa langsung menghubungi akun facebook Yuli Anggraini atau langsung masuk ke situs gofundme.com dan mencari nama Sinta di sana. Sembari kita mendoakan untuk kepulangan Sinta ke sisi Tuhan, Amor Ring Acintya.

Written by Harsadakara

English Literature Graduate. A part time writer and full time cancerian dreamer who love to read. Joining Boombastis.com in August 2017. I cook words of socio-culture, people, and entertainment world for making a delicious writing, not only serving but worth reading. Mind to share your thoughts with a cup of asian dolce latte?

Leave a Reply

Inilah 4 Momen “Kemesraan” Korea Utara dan Selatan yang Jarang Sekali Dilihat

10 Terjemahan di Film yang “Nyeleneh bin Kocak” Ini Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan