in

Jadi Profesi Paling Berbahaya, Beginilah Enaknya Jadi Wasit Sepak Bola Indonesia

Menjadi wasit di indonesia pastinya bukan perkara mudah. Selain rawan di hajar pemain mereka juga harus rela dipecat lantaran membuat keputusan fatal. Seperti apa yang pernah dialami oleh Iwan Sukoco yang dihentikan jam terbangnya oleh PSSI. Meski menyimpan banyak hal-hal kelam, namun sejatinya profesi ini juga bisa sangatlah mengenakan.

Lantaran hal tersebut kini banyak wasit-wasit tanah air yang terus bermunculan, dari mulai Sumatra sampai wilayah timur Indonesia ada yang menjadi pengadil lapangan. Pertumbuhan besar ini di latar belakang oleh peningkatan kesejahteraan orang yang bekerja di profesi tersebut. Bahkan mereka juga mendapatkan beberapa hal enak seperti ulasan di bawah ini?

90 menit mendapatkan uang jutaan rupiah

Bayaran Wasit [Sumber Gambar]
Profesi wasit pastinya menjadi salah satu pekerjaan di Indonesia yang memiliki jam kerja pendek. Pada umumnya mereka hanya bekerja selama 90 menit saja, kecuali ada partai yang harus diselesaikan dengan perpanjangan waktu, baru akan melebihi hal tersebut. Meski hanya memiliki waktu kurang dari pekerja normal di Indonesia yakni delapan jam. Para pengadil lapangan sudah mendapatkan pundi-pundi uang yang menggiyurkan. Satu pertandingan yang dipimpinnya seorang wasit utama akan mendapatkan uang 5 juta rupiah. Nilai berbeda didapatkan oleh pemimpin pertandingan yang ada kompetisi kasta kedua dengan mendapatkan 3,5 Juta.

Wasit tidak perlu membeli peralatan untuk menunjang profesinya

Perlatan Wasit [Sumber Gambar]

Selain dapatkan uang jutaan dengan waktu yang super cepat. Pemimpin pertandingan juga dimanjakan dengan beberapa hal lain. Salah satunya adalah mereka tidak usah capek-capek membeli peralatan penunjang pekerja wasit. Semua pendukung profesinya, dari mulai baju, sepatu, peluit sampai alat lainnya sudah disediakan oleh operator liga Indonesia. Mereka hanya perlu menyiapkan mental dan fisik saja dalam melakoni sebuah pertandingan. Gimana sobat enakkan menjadi Wasit, pemasukannya bersih masuk kantong. Apa kalian mau menjadi wasit di Indonesia?

Bisa berkeliling Indonesia tanpa harus mengeluarkan biaya

Berkeliling Indonesia [Sumber Gambar]
Berkeliling Indonesia dari tempat A ke B pastinya diperlukan biaya yang amat mahal. Apalagi daerah negara kita yang berpulau-pulau, tentunya akan semakin banyak kocek yang harus dikeluarkan. Namun hal ini tidak berlaku untuk profesi satu ini. Seorang wasit tanah air sudah dijamin perjalanan dalam memimpin suatu pertandingan di kompetisi Indonesia. Bahkan ketika harus menjadi pengadil lapangan di Raja Ampat yang terkenal tidak ramah untuk kantong itu, mereka juga tidak usah mengeluarkan uang sepeserpun. Tidak hanya itu, segala akomodasi juga untuk para wasit yang bertandang ke daerah di tanah air.

Asuransi kesehatan menjadi barang wajib untuknya

Asuransi Kesehatan [Sumber Gambar]
Sebagai seorang pemimpin lapangan yang kerap mendapatkan perlakuan buruk, asuransi kesehatan menjadi barang wajib untuk wasit tanah air. Tanpa ada hal ini akan sangat sulit untuk mereka bisa terlindung dari risiko yang sering mengancam pekerjaan. Dilansir laman Top Skor, kini pemerintah melalui Komisi X DPR RI mengalahkan asuransi untuk para perangkat olahraga tanah air. Jadi ke depan dengan hal tersebut wasit-wasit Indonesia akan semakin enak kehidupannya dan semakin fokus memimpin jalannya pertandingan. FYI, para pemain di Indonesia belum banyak mendapatkan hal ini dari klub yang ia bela, lebih sering melakukan penyembuhan sendiri dengan dana pribadi.

Kemudahan-kemudahan seperti tergambar di ulasan tersebut, menjadi sebuah gambaran nyata apabila profesi ini tidak hanya menyimpan kengerian saja. Tapi juga ada hal indah yang menjadikan pekerjaan tetap banyak diminati. Akan jauh lebih baik lagi apabila para pengadil lapangan juga meningkatkan kualitas untuk membuat sepak bola tanah air lebih indah lagi. Dan untuk pemain dan penonton lebih dewasa lagi dalam menyikapi keputusan wasit di lapangan.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Bukan Jakarta, 5 Daerah Indonesia Inilah yang Diprediksi Akan Hilang dari Peredaran

4 Fakta Sam Aliano, Mantan Warga Turki yang Tiba-Tiba Nyapres dan Janjikan Umrah Gratis