Dunia pendidikan di Indonesia selalu saja diterpa isu yang tidak mengenakkan. Nggak hanya tentang guru yang jahat terhadap murid, atau aksi korupsi di sistem sekolah, tapi juga siswa-siswa yang berkelakuan ngawur. Untuk siswa, mungkin ini yang jadi permasalahan utama di sekolah. Seperti yang kamu tahu, dari tahun ke tahun selalu ada saja berita buruk soal para siswa ini. Entah yang tawuran atau melakukan aksi-aksi tercela lainnya.
Berita paling baru, ada tiga murid sekolah yang nekat bakar sekolah. Alasannya bukan karena guru jahat atau uang tabungannya diakuisisi sekolah, tapi lantaran tidak naik kelas saja. Aksi ini pun sukses bikin geger masyarakat Indonesia. Tak hanya itu saja, masih ada beberapa kejadian nekat siswa yang juga nggak kalah menghebohkan. Simak ulasannya berikut ini.
Lantaran tidak naik kelas, siswa ini bakar sekolah
Beberapa hari yang lalu, dunia pendidikan sempat digegerkan dengan aksi nekat tiga orang siswa di Kanbowa Sulawesi Tenggara. Bagaimana tidak, tiga orang murid yang masih ada hubungan keluarga ini melakukan hal kriminal karena alasan sepele.
Pukul guru dengan kayu karena tidak lulus
Serupa dengan kasus pembakaran sekolah, namun lain cerita. Seorang siswa salah satu SMA di Kubu Raya, Kalimantan Barat melakukan sebuah aksi nekat beberapa bulan yang lalu. Bagaimana tidak, siswa ini memukul gurunya sendiri dengan sebuah kursi hingga bengkak.
Maraknya pembullyan yang ada di lingkungan sekolah
Tidak hanya masalah murid dan sekolah, namun antara masing-masing siswa juga ada kejadian nekat yang selalu saja terjadi tiap tahunnya. Entah karena lemahnya pengawasan atau memang kelakuan para murid yang super badung, setiap tahun selalu terdengar kabar mengenai aksi pembullyan yang ada di kalangan pelajar.
Maraknya para siswa yang terlibat tawuran
Setiap tahun tawuran antar pelajar semakin marak saja terjadi. Mirisnya, kadang hal tersebut terjadi hanya karena alasan yang sepele. Mulai dari saling mencoba unggul antara murid dari sekolah satu dengan yang lain, hingga masalah saling senggol.
Seperti itulah kelakuan para siswa Indonesia yang sempat bikin geger. Meskipun demikian mereka juga merupakan generasi bangsa yang menggantikan kita kelak. So mendidik mereka menjadi lebih baik bukan hanya tugas sekolah saja, kita juga harus ikut andil membentuk mental generasi muda yang lebih baik.