Beberapa waktu yang lalu instagram sempat heboh dengan sebuah postingan viral mengenai foto seorang pria. Bagaimana tidak, ternyata bagian dada lelaki tersebut membesar layaknya payudara wanita. Netizen pun dibuat penasaran bagaimana hal itu bisa terjadi, apakah sebuah penyakit atau memang kelainan sejak lahir.
Tentang penyakit aneh yang menjangkiti pria itu, ternyata setelah ditelusuri hal itu bisa terjadi pada lelaki di mana saja loh. Ya, penyakit man boobs ini tejadi karena berbagai faktor, mulai dari kesehatan hingga pola hidup. Agar tidak penasaran, berikut informasi lengkap mengenai kelainan itu.
Apa itu man boobs?
Sebenarnya dari namanya saja kita sudah tahu, ya sebuah kelainan keadaan dada laki-laki yang membesar layaknya seorang perempuan. Secara medis, penyakit ini biasanya disebut dengan gynaecomastia. Umumnya, penyakit seperti ini terjadi pada mereka yang berumur lebih dari 30 tahun, namun ada juga yang terkena saat berumur masih belia.
Makanan cepat saji bisa meningkatkan kemungkinan terjadi
Seperti yang sudah dijelaskan, kelainan ini terjadi akibat hormon estrogen yang jumlahnya banyak pada tubuh pria. Hal tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah konsumsi makanan. Ya, rupanya kemungkinan besar seorang pria mengalami kelainan semacam ini karena mereka mengonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman yang mengandung estrogen juga.
Untuk beberapa kasus, man boobs tidak berbahaya
Pada saat seseorang mulai mengalami man boobs ini, ada beberapa gejala yang mengawali. Mulai dari keadaan dada yang sedikit nyeri hingga perubahan tampilan secara fisiknya. Namun demikian tidak ada hal berbahaya ketika terkena man boobs ini, selain tekanan psikis yang biasanya terjadi. Ya, umumnya mereka yang terkenan gynaecomastia, merasa malu akan keadaan dadanya yang agak berbeda dengan pria lainnya.
Beberapa cara untuk menyembuhkan
Pengobatan pada gynaecomastia,masih belum jelas diketahui. Beberapa pria yang mengalami man boobs ini dulu sempat melakukan sedot lemak, ya mereka berhasil namun hanya sementara. Pasalnya beberapa saat kemudian, kelainan ini muncul lagi. Cara lain yang dilakukan adalah meminum obat penghambat hormon esterogen, beberapa kasus berhasil, namun yang lainnya tetap tidak berubah. Kalau tidak, ya operasi pengangkatan.
Tuh kan, mungkin sih tidak berbahaya, tapi agak gimana gitu lihatnya. Ini pelajaran buat kita agar lebih menjaga kesehatan dan mencoba hidup sehat. Soalnya makin hari bakal tambah banyak pula penyakit yang aneh-aneh macam begitu.