Kejahatan terus berkembang setiap waktunya. Berbagai modus digunakan untuk melakukan aksi bejatnya tersebut. Meski tahu risikonya dihajar massa atau harus mendekam di penjara, tapi tindakan tercela itu tetap saja dilakukan. Salah satunya adalah berkelakuan jahat dengan menyamar sebagai polisi.
Seperti yang kita tahu kalau polisi merupakan salah satu profesi mulia. Namun namanya mulai tercoreng gara-gara adanya tindak kejahatan bertopeng polisi. Kalau sudah begini, polisi enggak ada wibawanya lagi. Bertindak benar pun dianggap salah. Apalagi yang salah, siap-siap dihujat netizen se-Indonesia raya. Contohnya seperti tindakan laknat di bawah ini, yang secara tak langsung mempermalukan profesi superhero tersebut.
Profesi mulia ini jadi sasaran begal untuk melancarkan aksinya
Kawanan begal yang biasanya hanya bermodalkan pedang, keberanian dan motor, kini telah beralih menyamar sebagai polisi. Bahkan, mereka mengenakan seragam lengkap dan juga lampu pengatur lalu lintas. Mereka menggunakan modus ini supaya tak ada orang curiga dan hanya menganggap kalau si pelaku merupakan polisi yang sedang bertugas. Hm.. pinter juga ya si begal ini.
Demi dapat uang, pria ini rela jadi polisi gadungan
Beberapa waktu lalu, kejadian ini sempat viral di media sosial nih Sahabat Boombastis. Ada seorang pria yang berpura-pura jadi polisi demi mendapatkan uang dari para pengendara. Bahkan tak tanggung-tanggung, ia juga memakai seragam lengkap hingga menyediakan Kartu Tanda Anggota (KTA). Keniatan tersebut ia lakukan supaya orang-orang percaya bahwa dirinya benar-benar polisi.
https://www.youtube.com/watch?v=ORtcgbxdnB0
Tahu kalau Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca sering dilewati pengendara motor yang seharusnya tak melintas di sana, maka pria bernama Joseph Anugerah tersebut melakukan aksinya di kawasan itu. Dengan gayanya yang meyakinkan, lelaki bertubuh tambun tersebut memberikan hukuman bagi pengendara motor. Tak hanya dimintai uang, tapi juga hukuman push up bagi si pengemudi sepeda motor. Sontak, tim Cakra Police Response (CPR) Ditlantas Polda Metro Jaya langsung menghampiri dan mengamankannya. Benar saja, kalau dirinya melakukan ini semua demi mendapatkan uang. Dilansir dari news.detik.com, pria berusia 20 tahun tersebut sudah mengantongi uang sekitar Rp420 ribu. Ada-ada aja nih bocah yakk..
Rela jadi polisi ala-ala demi menggaet sang pujaan hati
Kalau yang satu ini merupakan pengalaman seseorang nih. Berdasarkan cerita yang dipublikasikan oleh Sri Wahyuni di kompasiana.com, temannya bernama Ani pernah mendapatkan pengalaman pahit. Ia pernah ditipu oleh seseorang yang mengaku berprofesi sebagai anggota polisi di Medan. Ini semua bermula ketika Ani dan pria yang bernama Hendra Irawan tersebut berkenalan melalui facebook.
Enggak hanya mama, polisi pun kini juga minta pulsa
Masih ingat dengan fenomena mama minta pulsa? Yap, kini mama sudah hengkang dari pekerjaan tersebut. Sekarang, polisi abal-abal yang menggantikan mama untuk meminta pulsa kepada orang-orang tak bersalah. Dilansir dari merdeka.com, kejadian ini dialami sendiri oleh Jimmy Fritzsonda. Ia sampai merugi hingga Rp300 ribu karena menuruti permintaan pulsa dari polisi bohongan tersebut.
Kejadian-kejadian di atas sudah mengajarkan kita kalau sebaiknya lebih waspada dengan modus kejahatan berkedok polisi ini. Supaya tidak mengalami kejadian seperti di atas, ada yang bisa dilakukan. Untuk peristiwa pertama, hindari melintas di tempat-tempat sepi dan juga sebisa mungkin berkendara dengan membawa teman. Kemudian untuk kejadian kedua, ketahui dulu bagaimana ciri dari polisi gadungan supaya kita tidak mengeluarkan uang sia-sia. Sedangkan fenomena ketiga, hindari mudah percaya kepada orang-orang di media sosial karena bisa saja semua informasi yang dituliskan itu palsu. Lalu peristiwa keempat, jangan mudah terpengaruh oleh telepon dari nomor tidak dikenal apalagi yang sudah menjurus ke masalah uang. Jadi tetap berhati-hati ya Sahabat Boombastis di manapun kalian berada.