Punya motor sendiri setelah sekian lama rasanya seperti kamu jomblo selama bertahun-tahun dan tiba-tiba hadir gadis cantik yang bersedia untuk jadi pacarmu. Sensasinya benar-benar menyenangkan seperti ada manis-manisnya gitu. Sayangnya, ada begitu banyak hal yang mengecewakan yang harus siap kamu hadapi berkaitan dengan si tunggangan baru.
Baca Juga : 4 Kisah Motor Sport Berakhir Jadi Lapak Dagangan
Kekecewaan yang paling besar tentu saja kamu tidak bisa langsung touring dengan si motor baru. Lantaran surat-surat dan plat nomornya yang belum jadi. Tapi, tentu saja tidak hanya masalah itu. Nah, berikut adalah deretan kejadian tidak mengenakkan yang pasti kamu alami ketika membeli motor baru.
Tidak semua motor yang kamu inginkan ready stock di dealer. Mungkin jenisnya sama, tapi kamu menginginkan warna striping yang berbeda. Tidak ada jalan lain selain kamu harus indent alias biarkan si dealer ini mencari yang kamu inginkan dan silahkan duduk manis di rumah.
Tidak semua dealer atau sales seperti ini lho, tapi mayoritas memang begini adanya. Begitu masuk showroom kamu akan disambut bak Valentino Rossi yang ngidam motor bebek. Segala jenis akan mereka tawarkan beserta keunggulan-keunggulannya. Akhirnya tibalah saat mereka bertanya, “Mau kredit atau cash pak?”.
Sebenarnya tidak mengherankan kok ketika mereka bersikap demikian. Karena sistem beli kredit sangat menguntungkan dealer dan sales. Motor seharga Rp 25 juta bisa disulap jadi Rp 30 jutaan. Bandingkan dengan membeli secara cash yang membuat mereka cuma dapat untung sedikit. Harusnya tidak ada perbedaan sikap seperti ini lho. Mau cash atau kredit, keputusan pelanggan harus dihormati dan disikapi dengan baik pula. Toh, mereka beli kok bukan minta.
Deal, akhirnya kamu sudah memilih unit dan sekalian menentukan kapan si motor baru bakal dikirim. Nah, ketika datang, betapa mengejutkannya karena si tunggangan baru ini sudah lecet-lecet di beberapa bagian.
Butuh prosedur yang agak ribet kalau kamu mau menukarnya lagi. Setidaknya kamu harus menunggu lagi beberapa lama sedangkan jiwa biker-mu sudah menggebu-gebu untuk menunggangi si motor baru.
Dari tampilan oke, tidak ada yang mengganjal di hati. Namun ketika test drive, ternyata jalannya tidak lancar, disk brake-nya kurang pakem, atau bahkan menemui part lain yang cacat. Hal ini pun bikin sakit hati banget lho. Sudah indent berminggu-minggu ternyata si motor baru ini cacat.
Semuanya sudah sesuai dengan apa yang kamu inginkan, tidak ada lecet atau pun cacat. So far so good, hingga akhirnya kamu melihat iklan di televisi yang menampilkan penampilan paling baru si motor anyar milikimu. Tidak hanya bentuknya yang makin catchy tapi juga sematan teknologi yang keren apalagi katanya harganya sedikit lebih murah.
Baca Juga : Kelakuan Absurd Ibu-Ibu Ketika di Jalan yang Bikin Ngelus Dada
Nah, kesimpulannya, kamu harus benar-benar melakukan riset sebelum membeli sebuah motor. Mulai cek ketersediaan unit, prosedur pembayaran dan juga jangan lupa menanyakan model baru yang mungkin rilis sebentar lagi. Jangan sampai deh mengalami kejadian tidak mengenakkan di atas karena pasti tidak menyenangkan sekali.
Belakangan ini, dunia perfilman Indonesia dihebohkan oleh pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi…
Lagu ‘Garam dan Madu’ yang dibawakan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla menjadi fenomena musik yang…
“Ubur-ubur ikan lele. Kasus korupsi Pertamina nyembur, se-Indonesia heboh, le!” Heran melihat tiba-tiba banyak SPBU…
Kurma jadi salah satu makanan yang identik dengan bulan Ramadan. Setiap bulan suci ini datang,…
Komedian Nunung kembali menjadi sorotan setelah mengungkap perjuangannya melawan penyakit yang mengharuskannya menjalani pengobatan tanpa…
Band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan lagu mereka yang berjudul "Bayar…