in

Ternyata 6 Kasus Super Besar ini Juga Melibatkan Setya Novanto di Dalamnya

Setya Novanto [image source]

Kasus “papa minta saham” yang dalam beberapa minggu membuat seluruh masyarakat geram (bahkan Presiden Jokowi) akhirnya menemui titik terang. Sidang MKD yang penuh dengan intrik dan rahasia akhirnya memutuskan jika Setya Novanto sang pimpinan DPR bersalah dan wajib menerima sangsi dari sedang sampai berat.

Sesaat setelah Setya Novanto bersalah, ia menyatakan secara resmi mengundurkan diri dari Ketua DPR. Lantas apakah masalah sudah selesai? Jawabannya adalah tidak, kasus ini mungkin akan kembali diusut karena nama Presiden ikut-ikutan dicatut.

Anyway, selain kasus saham PT Freeport, sebenarnya Setya Novanto juga terjerat beberapa kasus besar lain dan rata-rata kasus korupsi. Ajaibnya, ia selalu selamat dari segala tuduhan. Baiklah, langsung saja kita bahas kasus-kasus yang melibatkan Setya Novanto di dalamnya.

1. Kasus Bank Bali (1999-2000)

Kasus Bank Bali yang terjadi sekitar 15 tahun lalu membuat negara rugi sekitar 500 miliar. Saat itu Bank Bali melakukan transfer tidak wajar kepada PT Era Giat Prima yang di dalamnya ada Setya Novanto, Djoko S. Tjandra, dan Cahyadi Kumala. Dua orang ini dinyatakan bersalah dan dipenjara kecuali Setya Novanto.

Djoko S. Tjandra, Kasus Bank Bali (1999-2000) [image source]
Djoko S. Tjandra, Kasus Bank Bali (1999-2000) [image source]
Pada 2003 silam terbitlah sebuah surat perintah untuk penghentian penyelidikan atau SP3 yang ditujukan pada Setya Novanto. Sejak saat itu ia langsung bersih dari segala tuduhan yang melibatkannya beberapa tahun silam.

2. Kasus Beras Impor (2003)

Sekitar tahun 2003, pemerintah Indonesia mengalami kecolongan setelah 60.000 ton beras impor diselundupkan. Saat itu Setya Novanto digadang-gadang juga ikut dalam kasus yang merugikan negara hingga 122,5 miliar. Selama hampir setahun beras-beras ini dipindahkan dari gudang pabean ke gudang nonpabean yang artinya pajak tidak akan dikenakan pada beras.

Kasus Beras Impor (2003) [image source]
Kasus Beras Impor (2003) [image source]
Pada tahun 2006, Setya Novanto diperiksa oleh penyidik dengan didampingi 3 pengacara hebatnya. Dalam pemeriksaan ini Setya Novanto lolos dan tidak diberi hukuman apa-apa. Akhirnya tersangka kasus impor beras ini diberikan kepada Sofyan Permana.

3. Kasus Korupsi e-KTP (2011-2012)

Pada tahun 2011-2012, Indonesia memiliki proyek besar pengadaan KTP elektronik yang saat itu dikuasai oleh Anas Urbaningrum dan juga Setya Novanto. Bahkan menurut Muhammad Nazaruddin, Setya Novanto diduga mendapatkan aliran dana sebesar 300 miliar untuk proyek yang sangat besar ini.

Kasus Korupsi e-KTP (2011-2012) [image source]
Kasus Korupsi e-KTP (2011-2012) [image source]
Apa yang dikatakan oleh Nazaruddin akhirnya terhenti setelah ia mengaku mengalami ancaman dari Setya Novanto. Sejak saat itu, kasus ini menguap dan Setya Novanto justru melenggang menjadi pimpinan DPR RI.

4. Kasus Suap Akil Mochtar dan Ratu Atut (2013)

Setya Novanto diduga terlibat dalam suap yang menjerat Akil Mochtar dan Ratu Atut yang saat itu jadi Gubernur Banten. Namun sayangnya, Setya Novanto lagi-lagi lolos dan dua orang yang jadi tersangka masuk bui karena terbukti bersalah telah terlibat dalam tindakan suap yang merugikan negara.

Kasus Suap Akil Mochtar dan Ratu Atut (2013) [image source]
Kasus Suap Akil Mochtar dan Ratu Atut (2013) [image source]
Setelah kasus itu terjadi, beberapa opini masyarakat akhirnya bermunculan. Salah satu yang paling satir mengatakan jika lobi yang dilakukan Setya Novanto terlalu besar terhadap hukum. Akhirnya ia bisa bebas dengan cepat dan kedua rekannya harus menerima hukuman yang setimpal.

5. Kasus Proyek PON Riau (2013-2014)

Kasus proyek PON Riau telah merugikan negara hingga miliaran rupiah. Saat itu mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal harus rela menjalani pemeriksaan KPK bersama dengan Setya Novanto. Beberapa pejabat dari KPK pun juga dipercaya telah menggeledah ruang kerja dari mantan pimpinan DPR ini.

Kasus Proyek PON Riau (2013-2014) [image source]
Kasus Proyek PON Riau (2013-2014) [image source]
Seiring dengan bergulirnya waktu, Rusli Zainal dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan korupsi. Sepuluh tahun di penjara menjadi hadiah untuknya. Dalam kasus ini lagi-lagi Setya Novanto tak mendapatkan hukuman apa-apa. Ia bebas dan bisa bernapas lega hingga sekarang.

6. Kasus Lobi Pembelian Pesawat Amfibi Jepang

Salah satu media cetak paling besar di Jepang menyebut jika Setya Novanto melakukan lobi terhadap Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe untuk mempertimbangkan pembelian pesawat amfibi. Media ini membeberkan fakta jika Setya Novanto sangat berniat untuk membeli pesawat itu untuk digunakan di Indonesia.

Kasus Lobi Pembelian Pesawat Amfibi Jepang [image source]
Kasus Lobi Pembelian Pesawat Amfibi Jepang [image source]
Apa yang dilakukan oleh Setya Novanto ini tentu membuat Menteri Pertahanan Geram. Ia mengatakan jika masalah militer adalah janggung jawabnya. Kenapa seorang Setya Novanto harus ikut andil dalam hal ini. Sayangnya kasus ini tak diselesaikan dan menguap begitu saja.

Itulah enam kasus besar yang melibatkan Setya Novanto di dalamnya. Semoga kasus pencatutan nama Presiden dan juga saham Freeport ini bisa diselesaikan dengan baik. Tidak menguap dan seolah-olah tidak terjadi sebelumnya.

Written by Adi Nugroho

Leave a Reply

4 Alasan Sederhana Ini Akan Menjawab Kenapa Kasus Para Petinggi Indonesia Selalu Dibuat Rumit

Sorry Guys, Gue Lagi Sibuk Menikmati Hidup!

4 Alasan Ini Bikin Kamu Betah Ngejomblo dan Males Punya Pacar