in

Anak Nia Daniaty Dilaporkan Atas Penipuan Tes CPNS, Kerugian Korban Hampir 10 Miliar

Tes CPNS menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh warga Indonesia. Banyak orang meluangkan waktu untuk mempersiapkan diri agar dapat mengikuti tes CPNS secara maksimal. Salah satunya adalah mengikuti kursus. Namun, ada juga yang tergiur untuk mengikuti jalan pintas, seperti yang terjadi beberapa waktu belakangan ini.

Olivia Nathania, anak dari penyanyi era 1990-an Nia Daniaty, dilaporkan atas tuduhan menipu terkait tes CPNS. Sementara itu, Olivia melalui pengacaranya menyampaikan bahwa ia tidak pernah melakukan penipuan tes CPNS. Bagaimana kronologi kejadian tersebut dan perkembangan kasus ini? Boombastis akan membahas lebih lanjut pada ulasan di bawah ini.

Mematok puluhan sampai ratusan juta per orang

Olivia dan suaminya, Rafly N. Tilaar, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Odie Hudiyanto selaku pengacara dari terduga korban, pada 24 September 2021. Olivia disebut menawarkan pekerjaan sebagai PNS kepada sekitar 225 orang. Menurut Odie, biaya yang dipatok Olivia mulai dari Rp25 juta sampai Rp156 juta per orang. Sehingga jumlah kerugian yang dialami para korban mencapai Rp9,7 miliar.

Olivia Nathania dan Rafly N. Tilaar saat menikah. [Sumber Gambar]
Olivia Nathania dan Rafly N. Tilaar saat menikah. [Sumber Gambar]
Olivia disebut menjanjikan kelulusan tes CPNS bagi para korban. Namun, setelah beberapa saat korban merasa janji Olivia tidak juga dipenuhi. Laporan korban yang diajukan menggunakan Pasal 378 dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Penggelapan dan Penipuan.

Membuat surat keputusan pengangkatan CPNS palsu

Nia Daniaty dan Olivia Nathania. [Sumber Gambar]
Nia Daniaty dan Olivia Nathania. [Sumber Gambar]

Odie menyampaikan bahwa Olivia dan sang suami sampai membuat Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS lengkap dengan Nomor Induk Pegawai (NIP). Dalam surat pengangkatan palsu tersebut tertera golongan, jabatan, dan bagian pekerjaan apa. Surat tersebut terlihat meyakinkan dengan adanya lambang garuda, kop Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan tanda tangan kepala BKN.

Korban sampai menjual sawah sampai rumah

Agustin adalah salah satu korban dari terduga penipuan tes CPNS. Guru SMA ini mengikutsertakan anaknya yang baru lulus kuliah S1 untuk bergabung dengan Olivia. Agustin menyebut bahwa Olivia juga memintanya mengajak anggota keluarganya yang lain untuk ikut serta. Mereka pun telah membayar sejumlah uang kepada Olivia.

Korban penipuan yang diduga dilakukan Olivia Nathania. [Sumber Gambar]
Korban penipuan yang diduga dilakukan Olivia Nathania. [Sumber Gambar]
Demi mengikuti skema Olivia, disebutkan bahwa para korban sampai menjual aset mereka seperti sawah, rumah, maupun motor. Korban yakin kepada janji kelulusan tes CPNS itu, karena Olivia kerap menunjukkan bahwa ia memiliki koneksi cukup kuat dan banyak dengan pejabat pemerintah. Olivia pun dikatakan telah menjadi Direktur Utama KJB Berau Batu Bara, yang dinilai memudahkannya untuk meluluskan para peserta tes CPNS.

Sebut uang untuk pelatihan tes CPNS

Olivia bersama Susanti Agustina, sang kuasa hukum, angkat bicara terkait dugaan kasus penipuan tes CPNS. Menurut Olivia, biaya Rp25 juta yang dibebankan kepada terduga korban adalah untuk pelatihan tes CPNS. Uang tersebut digunakan untuk pengajar, menyewa tempat les, dan keperluan lain terkait pelatihan. Dalam pelatihan tersebut, mereka melakukan pembahasan soal tes CPNS yang sekiranya akan keluar. Sumber soal tersebut berasal dari tes CPNS tahun-tahun sebelumnya.

Olivia dan kuasa hukumnya [sumber gambar]
Olivia mengatakan tidak pernah menjanjikan kelulusan terhadap Agustin dan 224 korban lainnya. Ia juga menyampaikan bahwa Agustin, yang disebut sebagai korban, adalah orang yang merekrut 224 peserta lainnya untuk ikut pelatihan tes CPNS. Kuasa hukum Olivia menambahkan bahwa Agustin yang diduga melakukan iming-iming terhadap para korban bahwa mereka akan lulus tes.

Ternyata pernah terlibat kasus lainnya

Olivia Nathania dan awak media. [Sumber Gambar]
Olivia Nathania dan awak media. [Sumber Gambar]
Selain terduga kasus penipuan tes CPNS, Olivia rupanya pernah terlibat pada beberapa kasus lain. Pada 2012, Olivia dituduh belum membayar cicilan emas dan berlian senilai Rp700 juta. Laporan tersebut dibuat oleh seorang pedagang emas dan berlian. Kasus ini tidak sampai ke meja hijau dan akhirnya damai. Selain itu, Olivia juga pernah dilaporkan melakukan penggelapan mobil dan uang dokumen plus tiket perjalanan. Kedua kasus ini juga berakhir damai.

BACA JUGA: 5 Fakta Penipuan MeMiles, Iming-iming Topup Rp50 Ribu Bisa Dapat Mobil dan Berlian

Sampai saat ini kasus yang menyeret nama anak Nia Daniaty tersebut sedang dalam tahan pemeriksaan bukti-bukti. Dari kasus ini, kita dapat belajar agar lebih berhati-hati terhadap iming-iming kelulusan tes CPNS. Terutama jika melibatkan jumlah uang yang cukup besar.

Written by Galih Hayu

Bukti Toleransi Kuat, 6 Rumah Ibadah Ini Dibangun Berdampingan di Perumahan di Surabaya

Pablo Benua Sebut Konten Sara Wijayanto Settingan, Cuma Cari Popularitas Lewat Konten