Hal-hal yang besar biasanya dimulai dari sesuatu yang kecil. Sama seperti penemuan besar yang mengguncangkan dunia yang kerap lahir dari pekan ilmiah siswa di sekolah-sekolah. Mendengar pekan ilmiah siswa sendiri mungkin kita akan melontarkan sesuatu yang kesannya meremehkan. Misalnya seperti “Apa sih yang bisa dibikin siswa sekolah? Paling demonstrasi gunung meletus dari cuka dan baking soda”. Ya, memang seperti itu jika yang kita bicarakan adalah anak-anak 90an atau sebelumnya. Tapi kini semuanya sudah sangat lain.
Yup, anak-anak zaman sekarang sudah sangat pintar dan juga revolusioner. Soal pekan ilmiah, biasanya mereka sering menampilkan penemuan-penemuan keren luar biasa yang tak banyak terpikirkan sebelumnya. Beberapa masih sederhana idenya, namun dampaknya luar biasa. Tapi, ada pula yang dari konsepnya sendiri sudah sangat hebat.
Mahasiswa tingkat akhir tahu betul rasanya isi dompet raib gara-gara berulang kali mencetak draft skripsi. Bahkan mereka harus mencetak lagi gara-gara kena revisi. Sebenarnya kamu bisa lho menghemat banyak sekali pengeluaran yang berhubungan dengan cetak mencetak ini. Caranya sangat mudah yakni cukup diganti font print out-mu dengan Garamond.
Suvir pun sempat menyarankan ide ini kepada kantor pemerintahan Amerika Serikat. Ia mengatakan kalau saja pemerintah mau menggunakan Garamound, mereka bisa menghemat biaya hingga jutaan dollar. Sepertinya wajib ditiru di kampus atau kantor di Indonesia nih!
Mungkin butuh kuliah bidang nuklir dan kemudian lanjut pasca sarjana di bidang yang sama, baru kemudian seseorang bisa membuat alat yang berhubungan dengan nuklir. Namun tidak begitu halnya dengan bocah bernama Thiago David Olsen ini. Remaja umur 15 tahun tersebut berhasil membuat Nuclear Fushion Reactor sendiri dan sukses memukau para pengunjung pekan ilmiah di sekolahnya.
Ke depannya, ia berharap mampu mengembangkan alat ini. Termasuk bagaimana untuk membuat energi dan bahannya menjadi renewable atau bisa diperbarui. Penemuan ini termasuk gila untuk ukuran anak-anak.
Hal keren apa sih yang kamu harapkan dari bocah taman kanak-kanak pemenang olimpiade sains? Tentu saja hal-hal keren ketika ia beranjak dewasa nanti. Nah, hal inilah yang dilakukan seorang remaja 15 tahun bernama Anand Srinivasan.
Awalnya Anand hanya mengikuti kuliah-kuliah online saja, namun dari situ kemampuannya makin terasah. Kemudian ia melanjutkannya dengan membuat sebuah lengan robotik sendiri lalu mencoba menggerakkannya dengan sinyal elektrik otak yang sudah di-mapping-nya dalam mesin EEG. Terdengar sangat kompleks, bahkan untuk kita yang sudah lulus SMA bahkan kuliah.
Meskipun masih belum benar-benar sempurna, tapi setidaknya Anand sudah membuka gerbang menuju dunia robotik yang lebih maju lagi. Remaja satu ini pun tidak akan berhenti sampai di sini, ia akan terus melakukan inovasi-inovasi keren lainnya. Mungkin membuat robot yang sepenuhnya bisa dikendalikan dengan otak.
Walaupun sama-sama mematikan, namun banyak orang yang lebih ngeri dengan senjata kimia daripada nuklir dan sejenisnya. Bagaimana tidak, senjata kimia akan membunuh korbannya pelan-pelan sampai mati. Setidaknya bom nuklir akan membuat korban langsung mati seketika, walaupun kita tidak berharap akan bersinggungan dengan hal-hal mengerikan ini.
Robot ini sendiri hanya dibuat dari balok-balok LEGO, perangkat elektronik dan sebuah sensor bau. Sangat sederhana tapi tidak terpikirkan oleh siapa pun. Uniknya lagi, robot ini juga bergerak otomatis sehingga tidak melibatkan seorang pun dalam proses kerjanya.
Mungkin masih cukup sederhana bentuk serta mekanismenya. Tapi tidak menutup kemungkinan jika robot ini nantinya akan jadi standar yang digunakan di seluruh dunia. Dan sekali lagi, karya sekeren ini dihasilkan oleh siswa yang kebetulan ikut pameran karya ilmiah sekolah.
Plastik adalah masalah sosial terbesar umat manusia. Bagaimana tidak, sampah ini memang tidak mudah untuk didekomposisi atau diuraikan oleh bakteri. Nyatanya, memang butuh ribuan tahun untuk sebuah botol minum saja agar bisa menyatu dengan tanah. Hal ini membuat plastik jadi sampah yang tidak bisa diatasi penyebarannya kecuali didaur ulang.
Percobaannya pun memang benar berhasil dengan terurainya sebuah botol plastik sebanyak 43 persen hanya dalam waktu 6 minggu saja. Penemuan ini tentunya akan benar-benar mengubah wajah bumi yang sudah terlalu banyak sampah seperti saat ini. Tak berlebihan jika kita menganggap bocah ini adalah penyelamat dunia.
Ada anak-anak yang menciptakan reaktor nuklir rumahan seperti Olsen, tentu ada pula yang menciptakan detektornya. Yup, memang benar dan penemunya adalah remaja tanggung bernama Taylor Wilson. Berbeda dengan deretan anak ini yang memang menyukai sains, Wilson melakukan percobaan ini lantaran terpaksa.
Alat ini sebenarnya sangat sederhana, Wilson hanya memakai scanner X-Ray dan kombinasi alat listrik yang lain. Hasilnya sangat keren dan terbukti berfungsi dengan baik. Bahkan Obama pun memuji ide brilian remaja 14 tahun ini.
Google mungkin sudah lebih dulu memprakarsai algoritma pencarian gambar seperti ini. Namun, untuk urusan akurasi dan kategori yang lebih kompleks, maka Google harus belajar dari bocah bernama David Liu ini. Benar sekali, remaja 14 tahun ini berhasil membuat sebuah mesin pencari berbasis gambar yang bisa dibilang lebih kompleks dari milik Larry Page.
Karya ilmiah level sekolah ini pernah diikutkan dalam sebuah olimpiade. Hasilnya, sangat memuaskan dengan kemenangan yang dramatis.
Jika anak-anak zaman sekarang saja bisa membuat sesuatu yang hebat seperti deretan penemuan di atas, apa jadinya dengan 50 atau 100 tahun lagi? Mungkin mereka sudah bisa bikin pesawat ulang alik saat sekolah dasar. Anak-anak Indonesia sendiri sebenarnya juga tak kalah hebat lho. Ada cukup banyak penemuan yang ditemukan oleh mereka. Salah satu yang paling fenomenal adalah pemanfaatan urine sebagai energi alternatif oleh dua siswa SMA asal Malang.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…