Karater James Bond yang diciptakan oleh Ian Fleming telah menyedot perhatian dunia. Aksi beraninya saat menjalankan misi-misi rahasia bahkan selalu sukses membikin penonton takjub pada sosoknya. Belum lagi, sosok mata-mata Inggris itu juga digambar memiliki paras tampan, serta pesona seorang don juan yang tak bisa ditolak wanita mana pun.
Namun siapa sangka, ternyata karakter yang sering kita lihat dalam film itu ternyata dulunya benar-benar ada di dunia nyata. Adalah Sidney Reilly, inspirator nyata untuk karakter James Bond yang dibuat oleh Ian Fleming. Sosoknya begitu dikagumi karena kepiawaiannya dalam menyamar dan bernegosiasi. Semakin penasaran? Nah, berikut adalah tujuh fakta menarik tentang Sidney Reilly.
1. Terlahir dengan nama Sigmund Georgievich Rosenblum
Sebelum dikenal sebagai Sidney Reilly, mata-mata rupawan ini ternyata terlahir dengan nama Sigmund Georgievich Rosenblum. Sayangnya, tempat dan waktu kelahirannya masih jadi perdebatan sampai sekarang. Ada yang menyebut Sidney lahir di Ukraina pada 1874, sementara lainnya menyebut dia lahir di Polandia pada 1873.
2. Seorang Penakluk Wanita
Dalam film James Bond, tokoh utamanya digambarkan sebagai pria yang pintar memikat hati wanita. Oleh sebab itu, dalam setiap serinya, Bond selalu dipasangkan dengan sosok wanita yang berbeda. Ternyata, di kehidupan nyata, Sidney Reilly sendiri memang memiliki kepribadian demikian. Dia diketahui suka bergonta-ganti pasangan dan sering mengunjungi tempat-tempat hiburan malam.
3. Jago Mengelabui Target
Saat menonton film James Bond, kamu pasti merasa kagum dengan kepiawaian mata-mata itu dalam mengelabui targetnya. Ya, Sidney Reilly memang terkenal dengan keahlian itu. Gaya berbohongnya yang begitu lihai sukses memesona lawan bicaranya. Bahkan, pembawaan Sidney yang percaya diri dan berani juga membuat orang-orang di sekitarnya merasa segan.
4. Mata-Mata Paling Berani
Sidney Reilly diakui sebagai salah satu mata-mata paling pemberani dalam sejarah spionase dunia. Pada tahun 1917, ketika terjadi Revolusi Rusia, Partai Bolshevik yang dikepalai oleh Vladimir Lenin berhasil merebut kekuasaan. Alih-alih mempererat hubungan dengan Inggris yang sebelumnya mendukung Rusia, Lenin justru mendekati Jerman untuk diajak berdamai. Hal itu membuat Inggris sangat marah. Ketegangan itu kemudian membuat Inggris berusaha mengorek keterangan tentang peran Partai Bolshevik dan bagaimana situasi di Rusia saat itu.
5. Kelabui Rusia Dengan Menyamar Jadi Petugas Kedutaan Jerman
Bukan Sidney Reilly namanya kalau tidak bisa mengelabui musuh. Dalam misinya, dia pernah melakukan aksi yang kala itu dianggap sangat berbahaya dan paling berani dalam sejarah spionase. Sidney dengan begitu berani datang ke Moskow untuk menemui kepala operasi Inggris, Robert Bruce Lockhart. Mereka bersama-sama menyusun strategi untuk menjatuhkan pemerintahan Lenin. Sayangnya sebelum rencana itu terwujud, informan Lenin telah mengetahuinya terlebih dulu.
6. Memanfaatkan Perang Untuk Mendapatkan Uang
Ternyata, selain lihai menjalankan misi sebagai seorang agen rahasia, Sidney Reilly juga dikenal mahir berbisnis. Ketika Perang Dunia I pecah, dia melihat itu sebagai ladang uang yang mampu memakmurkan dirinya. Karena ketika itu Inggris dan Rusia bersekutu, Sidney kemudian memanfaatkan situasi itu dengan menjadi broker dalam pengiriman senjata dan amunisi dari tentara Rusia ke produsen Amerika dan Jepang.
7. Menjadi Buruan Rusia
Sepak terjangnya sebagai mata-mata Inggris yang ingin menjatuhkan pemerintahan Bolshevik, membuat para petinggi partai itu marah besar. Melalui OGPU, dinas intelijen dan polisi rahasia yang dibentuk oleh Partai Bolshevik, Rusia berusaha menangkap Sidney hidup atau mati. Selain Sidney, Rusia kala itu juga menargetkan Boris Savinkov, seorang anti-Bolshevik. Namun, OGPU tidak berhasil menculik Sidney. Mereka hanya mampu menangkap Boris. Karena misi itu belum membuahkan hasil, OGPU berusaha menangkap Sidney dengan menyamar sebagai seorang anti-Bolshevik.
Inilah tujuh fakta menarik tentang Sidney Reilly yang berhasil menginspirasi Ian Fleming untuk menciptakan tokoh James Bond.