Ada banyak cara yang dilakukan oleh petugas kepolisian untuk meredam kericuhan saat berada di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Kapolsek Cempa, Iptu Akbar yang kemudian viral di sosial media. Alih-alih melakukan tindakan tegas yang terukur, ia malah bersimpuh dan memohon pada massa agar tidak berlaku anarkis.

Dilansir dari regional.kompas.com, Iptu Akbar melakukan hal tersebut demi melindungi pekerja tambang jatuh terkapar di sampingnya agar tidak dihakimi oleh massa. Saat itu masyarakat tengah menggelar aksi menolak tambang ilegal, dan membuat para penambang ilegal di sekitar lokasi menjadi sasaran amuk warga. Iptu Akbar pun turun tangan untuk meredam hal tersebut.

Berawal dari aksi protes massa soal tambang pasir yang berubah ricuh

Pada awalnya, peristiwa tersebut terjadi saat warga menggelar aksi menolak tambang ilegal di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Sayang, suasana kemudian menjadi panas dan berubah menjadi kericuhan. Para penambang di sekitar lokasi pun menjadi sasaran amuk massa yang membuat mereka kocar-kacir dan berlarian.

Bersimpuh dan memohon agar warga tidak mengakimi penambang illegal

Bersimpuh dan memohon demi selamatkan nyawa penambang di sampingnya [sumber gambar]
Iptu Akbar yang saat itu berada di lokasi kejadian, sempat melihat salah seorang penambang yang tak berdaya di tengah-tengah kepungan massa. Demi menyelamatkan nyawanya, Iptu Akbar kemudian bersimpuh dan memohon agar warga tidak melakukan aksi anarkistis.

Terekam oleh video dan kemudian viral di sosial media

Dengan tangan dan jari terkatup rapat, Iptu Akbar benar-benar memohon agar massa tidak melukai penambang yang tergeletak tak berdaya di sampingnya. Aksinya ini pun terekam kamera dan kemudian viral di sosial media. Beruntung, emosi massa akhirnya mereda dan nyawa penambang tersebut berhasil diselamatkan.

Nekat bersimpuh lindungi perambang karena teringat sosok sang kakak

Inisiatif bersimpuh karena teringat akan sosok almarhum sang kakak yang telah tiada [sumber gambar]
Kenekatan Iptu Akbar yang bersimpuh dan memohon pada massa, mengingatkan dirinya pada sosok almarhum kakaknya. “Terus terang dulu saya punya kakak meninggal, sama dalam kejadian kaya gini. Waktu saya kecil, saya punya kakak meninggal karena dianiaya beramai-ramai orang. Nah saya terinspirasi, seandainya ada orang yang selamatkan saya punya kakak seperti yang saya lakukan, mungkin saya punya kakak masih hidup,” ungkapnya yang dikutip dari news.detik.com.

Sosok Iptu Akbar yang ternyata sangat disegani oleh masyarakat sekitar

Iptu Akbar saat menerima penghargaan dari Aliansi Masyarakat Pencinta (AMP) Polri [sumber gambar]
Viral karena aksinya, Iptu Akbar ternyata merupakan sosok yang disegani oleh warga Pinrang. Hal ini lantaran dirinya dikenal memiliki kepribadian yan baik dan suka menolong sesama. “Iptu Akbar di kalangan polisi dan warga dikenal sebagai polisi yang berkepribadian baik dan suka menolong,” kata Wakapolres Pinrang Kompol Nugraha Pamungkas yang dikutip dari regional.kompas.com.

BACA JUGA: Aiptu Rutaman, Polisi Superhero yang Berhasil Selamatkan Nyawa 1 Keluarga dari Kematian

Apa yang telah dilakukan Iptu Akbar di atas, sungguh merupakan suatu yang tindakan mulia. Demi menyelamatkan nyawa manusia lainnya, ia rela bersimpuh di hadapan masyarakat. Memohon belas kasihan agar mereka tidak bertindak anarkis. Sebuah hal yang jarang dilakukan oleh kepolisian saat mereka bertugas. Salut buat Iptu Akbar!