Jika anda sedang berkunjung ke Kota Bondowoso, tak ada salahnya mampir mengunjungi Kampung Youtuber untuk sekedar mencari tahu penampakannya, atau sembari belajar menimba ilmu. Kota yang dijuluki sebagai Republik Kopi ini, belakangan sedang naik daun karena munculnya sebuah fenomena konten kreator yang jadi kaya dadakan.
Desa mungil ini akhirnya menjadi kampung dengan deretan mobil-mobil keluaran terbaru. Bahkan, keseharian para pemudanya bukan lagi bekerja sebagai pegawai toko atau pun karyawan pabrik, melainkan pembuat konten Youtube. Bagaimana fenomena Kampung Youtuber ini muncul? Begini kisahnya.
Berawal dari seseorang yang memulai jadi Youtuber
Imam Januar (34), warga Desa Tapen, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, tak pernah menyangka jika ia menjadi inisiator munculnya Kampung Youtuber. Kala itu, Imam memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai karyawan toko pakaian di Kota Bondowoso dengan gaji Rp2 juta per bulan. Jenuh 13 tahun bekerja dengan orang lain, ia mencari ide usaha lain dengan berselancar di internet.
Sempat difitnah tetangga hingga diburu ilmunya
Hasil usahanya mulai nampak saat ia mulai merenovasi rumah, melunasi utang-utang, dan membeli kendaraan. Sayang, para tetangga menuduh dirinya melakukan korupsi di tempatnya bekerja. Seiring waktu, pemuda lulusan SMA Negeri 1 Tapen ini, berhasil mengubah pola pikir masyarakat dan para pemuda. Jika dulu ia sempat mendapat tuduhan, kini para pemuda justru berbondong-bondong mencari ilmu darinya.
Pendapatan warga Kampung Youtuber jadi sangat tinggi
Ryan Hendra Kusuma dan Handri Teja Kusumu, adalah dua bersaudara yang merasakan manfaat besar dari pembuatan konten Youtube. Dari penghasilan Youtube tersebut, utang orang tua sejumlah Rp500 juta dapat terbayar. Ryan yang bekerja di account officer sebuah koperasi ini, awalnya mengaku tak tertarik. Akhirnya setelah melihat teman-temannya, ia pun menjajal dunia Youtube dengan penghasilan Rp40 juta per bulan di tahun 2021 ini.
BACA JUGA: Siswanto, Youtuber Sukses Asal Banyumas yang Sempat Dikira Pesugihan karena Kaya Mendadak
Imam Januar bukan hanya mengispirasi, tetapi juga mengubah hidup banyak warga di desanya. Ia sendiri bersyukur mampu membantu perekonomian banyak keluarga. Bahkan, Imam mendapat dukungan langsung dari pemerintah setempat untuk terus melangkah di dunia Youtube.